Media Thailand: Gajah Perang Juara Saat Jersey-nya Pakai Kerah!

ADVERTISEMENT

Media Thailand: Gajah Perang Juara Saat Jersey-nya Pakai Kerah!

Kris Fathoni W - Sepakbola
Kamis, 30 Des 2021 12:30 WIB
Thailands Bordin Phala celebrtes scoring during the first leg of the AFF Suzuki Cup 2020 football final match between Indonesia and Thailand at the National Stadium in Singapore on December 29, 2021. (Photo by Roslan RAHMAN / AFP)
Thailand dengan jersey kerahnya saat menang 4-0 atas Indonesia di leg pertama final Piala AFF 2020. (Foto: AFP/ROSLAN RAHMAN)
Jakarta -

Thailand meraih modal penting dalam menjuarai Piala AFF 2020 setelah melibas Indonesia di leg pertama. Sebuah media mengemukakan cocoklogi unik soal kans juara skuad Gajah Perang: jadi kampiun saat pakai jersey berkerah.

Thailand melumat Indonesia dengan skor 4-0 di partai leg pertama final Piala AFF 2020, Rabu (29/12) malam WIB. Masih ada satu laga lagi menanti di leg kedua, Sabtu (1/1) malam WIB.

Andaikata skuad Alexandre Polking bisa mengamankan keunggulan atas Skuad Garuda, Thailand pun berhak atas gelar juara Piala AFF yang keenam sekaligus menegaskan predikat sebagai yang tersukses dalam sejarah turnamen tersebut.

Sebelum ini, di ajang yang dulu punya nama Piala Tiger itu, Thailand sudah jadi kampiun pada edisi 1996, 2000, 2002, 2014, 2016. Ada pula tiga kegagalan juara di partai final yakni pada 2007, 2008, 2012.

Nah, media Thailand Matichon.co.th mengait-ngaitkan hal tersebut dengan kecenderungan jersey-jersey yang dipakai skuad Gajah Perang dalam turnamen.

"Dalam lima kali Gajah Perang bisa jadi juara, seragam timnas kesemuanya memakai kerah," tulis media tersebut.

Tren "juara pakai kerah" dari timnas Thailand ini, sebut Matichon.co.th, berawal ketika gol tunggal Kiatisuk "Zico" Senamuang membenamkan Malaysia di final satu leg Piala Tiger 1996. Jersey kerah besutan Grand Sport dipakai saat itu.

"Kejuaraan berikutnya pada 2000 saat Thailand jadi tuan rumah. Di bawah arahan pelatih Inggris Peter Withe. Timnas Thai memakai seragam 'FBT' yang juga pakai kerah. Dan (Thailand) kembali bisa juara."

Dalam catatan media itu, jersey 'FBT' kembali menemani Thailand dalam perjalanannya menjuarai edisi 2002 ketika menyisihkan Indonesia lewat adu penalti.

Setelah itu, Thailand sempat melewati masa-masa paceklik dan harus puas cuma jadi runner-up di tiga edisi yakni 2007, 2008, 2012. Disebutkan bahwa pada 2007, timnas Thailand memakai jersey besutan 'FBT' dengan model V-neck. Di tahun 2008, ada jersey Nike crew neck yang dipakai. Sementara di 2012, kerah bulat dari 'Grand Sport' yang dipakai.

Sampai kemudian tahun 2014, jersey besutan 'Grand Sport' yang kembali memakai model kerah menemani laju Thailand menjadi jawara Asia Tenggara usai mengalahkan Malaysia dengan agregat 4-3 di final.

Thailand's Sarach Yooyen, right, together with his team mates celebrate after their team mate scored the first goal during the final of the AFF Suzuki Cup 2016 soccer match between Indonesia and Thailand on Saturday, Dec. 17, 2016, in Bangkok, Thailand. (AP Photo/Wason Wanichakorn)Thailand di final Piala AFF 2016 lawan Indonesia. Foto: Wason Wancihakorn/AP

"Kali terakhir timnas Thai juara ajang ini adalah pada 2016, dengan 'Grand Sport' masih jadi produsen jersey. Model kerah kembali dipakai, cuma dengan perubahan desain termasuk warna dan timnas Thai mengalahkan Indonesia."

Matichon.co.th pun kemudian menyoroti bahwa timnas Thailand, dengan 'Varix' sebagai produsen jersey, tampil dengan model kerah di Piala AFF 2020. Final pun kini sukses ditembus dan, menilik hasil leg pertama lawan Indonesia, bukan tak mungkin tren "juara pakai kerah" akan kembali dilanjutkan skuad Gajah Perang.

(krs/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT