ADVERTISEMENT

Thomas Doll Heran Turnamen Pramusim Dianggap Penting Di Indonesia

Muhammad Robbani - Sepakbola
Minggu, 26 Jun 2022 16:45 WIB
The Jakmania ikut menyaksikan latihan Persija Jakarta yang dipimpin pelatih anyar Thomas Doll. Usai latihan, The Jakmania mengantre untuk selfie bareng Doll.
Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll, heran turnamen pramusim penting di Indonesia. (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll bicara panjang lebar terkait turnamen pramusim Piala Presiden 2022. Ia heran banyak peserta yang bermain serius dan ngotot.

Thomas Doll memilih mengirim dua tim ke gelaran, yakni tim muda dan tim senior. Tim muda diberi kesempatan main dua laga pertama, tim senior mainkan dua laga sisanya.

Keputusan Thomas Doll ini terbilang menjadi hal baru dalam gelaran pramusim di Indonesia. Ada sebagian suporter yang mengapresiasi, ada juga yang kecewa karena masih berharap Persija bisa berprestasi di pramusim.

"Bagi saya, ajang Piala Presiden ini sepertinya penting di negara ini. Tapi saya kira banyak pelatih yang berpikir bahwa sebenarnya ini mengganggu persiapan (menuju Liga 1)," kata Thomas Doll, saat memberikan keterangan seusai timnya jumpa Borneo FC, Sabtu (25/6/2022).

"Kamu bermain di luar kota, begitu lama di kota luar, main malam hari, sangat larut malam, anak-anak ini tinggal sepanjang hari di hotel. Dan kami menjalani 1 jam latihan lapangan di Borneo (Stadion Segiri, Samarinda). Itu tak cukup, tapi harus pergi karena setelah 1 jam datang tim lain untuk latihan. Itulah alasan saya tak mau main di pramusim ini," ujarnya.

Thomas Doll memang dibuat kaget dengan tradisi pramusim di Indonesia. Sampai-sampai manajemen Persija memintanya untuk datang lebih cepat dari rencana awal, karena harus bersiap menuju gelaran pramusim.

Saat tiba di sini, ia memilih teguh dengan sikap dan pandangannya terhadap pramusim. Ia pun berunding dengan manajemen Persija untuk mengirim dua tim ke Piala Presiden, yang pada akhirnya disetujui pengurus klub.

"Bukannya saya tak hormat dengan turnamen ini, tapi saya tak mau mengambil resiko. Saya mau melindung pemain. Bagi saya, lebih baik kami melakukan sesi latihan," ucap Thomas Doll.

"Dan bagi saya lebih penting untuk berharap 27 Juli kami bisa memulai main (Liga 1 2022). Itulah kenapa, bukan alasan-alasan lain," tutur juru taktik asal Jerman.



Simak Video "Kala Gema Azan Berkumandang di JIS"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/rin)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT