Pemain Naturalisasi Dituntut Kontribusi Penuh Majukan Sepakbola

ADVERTISEMENT

Pemain Naturalisasi Dituntut Kontribusi Penuh Majukan Sepakbola

Lucas Aditya - Sepakbola
Jumat, 02 Sep 2022 22:00 WIB
Jordi Amat
Pemain naturalisasi ditunggu kontribusi penuhnya untuk sepakbola Indonesia. (Foto: Muhammad Robbani/detikSport)
Jakarta -

Komisi X DPR RI juga menyetujui Sandy Walsh dan Jordi Amat untuk dinaturalisasi. Tapi, para pemain naturalisasi itu diberi tuntutan tak sekadar bermain di Timnas Indonesia.

Di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (1/9/2022), PSSI, Menpora Zainudin Amali, dan Komisi X mengadakan rapat dengar pendapat. Walsh dan Jordi pun mendapatkan restu menjadi WNI, Komisi III DPR RI juga sudah memberi lampu hijau keduanya menjadi WNI.

Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda, memberi catatan untuk para pemain naturalisasi. Mereka diminta memberi kontribusi penuh untuk kemajuan sepakbola Indonesia, bahkan sampai saat pensiun nanti.

"Tentu, kami berharap kontribusi Jordi tidak berhenti sampai di sini. Nanti setelah menjadi pemain profesional tidak ada salahnya pengabdian membantu pemerintah dengan cara membuat akademi sepakbola di Sulawesi. Semoga itu menjadi kontribusi pasca menjadi pemain profesional di masa yang akan datang," kata Huda dalam rilis yang diterima detikSport.

Tantangan dari Huda itu mendapatkan sambutan positif dari Jordi. Dia menilai bahwa akademi memang penting untuk pembinaan usia dini.

"Saya berharap bisa membantu timnas Indonesia dengan bekal pengalaman saya. Seperti yang anda katakan juga, jika akademi sepakbola itu sangat membantu anak muda di masa yang akan datang, karena olahraga itu sangat penting," kata Jordi.

Soal naturalisasi, Huda juga memberikan catatan. Naturalisasi hanya menjadi solusi untuk meraih prestasi dalam jangka pendek, utamanya Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Penataan pembinaan atlet harus diatur sungguh-sungguh.

"Karena naturalisasi harus kita tempatkan pada konteks yang sesungguhnya, yaitu agenda yang sifatnya jangka pendek bukan sesuatu yang harus terus menerus dilakukan dalam rangka percepatan prestasi di dunia sepakbola kita," kata Huda.

"Dalam jangka panjang, saya kira perlu adanya penataan yang sungguh-sungguh. Ini merupakan pekerjaan rumah bagi PSSI bagaimana roadmap soal prestasi sepakbola ke depan dirancang dengan baik, tujuannya jelas yaitu pemenuhan cita-cita dan prestasi timnas kita yang semakin baik di masa-masa yang akan datang," kata dia menambahkan.



Simak Video "Rektor Unila Kena OTT KPK, Komisi X: Evaluasi Kebijakan Jalur Mandiri"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/raw)

ADVERTISEMENT