Solidaritas dari Liga Israel untuk Tragedi Kanjuruhan

ADVERTISEMENT

Solidaritas dari Liga Israel untuk Tragedi Kanjuruhan

Tim detikcom - Sepakbola
Senin, 03 Okt 2022 06:47 WIB
A pair of sneakers sit trampled in the stands of Kanjuruhan Stadium following a deadly soccer match stampede, in Malang, East Java, Indonesia, Sunday, Oct. 2, 2022. Panic at an Indonesian soccer match after police fired tear gas to to disperse supporters invading the pitch left over 100 people dead, mostly trampled to death, police said Sunday. (AP Photo/Hendra Permana)
Stadion Kanjuruhan usai tragedi yang menewaskan ratusan orang. (Foto: AP/Hendra Permana)
Jakarta -

Solidaritas sepakbola mendobrak sekat politik. Pertandingan Liga Israel dibuka dengan prosesi penghormatan untuk Tragedi Kanjuruhan di Indonesia.

Kericuhan pecah selepas duel Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022). Beberapa fans tuan rumah memasuki lapangan dan direspons aparat keamanan dengan agresif, termasuk menembakkan gas air mata ke arah tribun.

Fans yang panik berusaha keluar stadion, tapi justru tertahan di dalam. Desak-desakan tak terhindarkan, hingga korban jiwa berjatuhan akibat kekurangan oksigen.

125 orang dikonfirmasi meninggal dunia dalam insiden di Stadion Kanjuruhan. Ratusan lainnya mengalami luka-luka dan mendapat perawatan di rumah sakit.

Tragedi Kanjuruhan tidak hanya menjadi duka bagi publik sepakbola nasional, tapi juga internasional. Dukungan dan solidaritas diberikan untuk para korban tewas dan keluarga yang ditinggalkan dari seluruh dunia.

Salah satunya ditunjukkan Liga Israel sebelum pertandingan Hapoel Tel Aviv vs Hapoel Jerusalem di Bloomfield Stadium, Senin (3/10) dini hari WIB. Kedua kesebelasan dan semua penonton bertepuk tangan selama satu menit sebagai bentuk solidaritas kepada para korban Tragedi Kanjuruhan.

"Sebelum pertandingan antara Hapoel Tel Aviv dan Hapoel Jerusalem, ada satu menit tepuk tangan untuk mengenang mereka yang tewas dalam bencana di Indonesia," begitu pernyataan resmi otoritas Liga Israel (IPFL) di Twitter.

Solidaritas yang terjadi di Liga Israel untuk Tragedi Kanjuruhan bisa dibilang menarik. Bukan apa-apa, Indonesia dan Israel punya sikap politik berbeda dan kedua negara tidak menjalin hubungan diplomatik resmi.

Ada alasan tersendiri Indonesia tak membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Indonesia teguh mendukung kemerdekaan Palestina yang saat ini di bawah pendudukan Israel.

Doa dan dukungan dari Israel untuk para korban Tragedi Kanjuruhan ternyata tidak hanya dari pertandingan sepakbola saja. Perdana Menteri Yair Lapid turut berbelasungkawa atas nama pemerintah Israel kepada masyarakat Indonesia.

"Atas nama Pemerintah dan rakyat Israel, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada rakyat Indonesia setelah tragedi mengerikan di Malang. Doa kami bersama keluarga dan orang-orang terkasih dari para korban, dan kami mengirimkan harapan kami untuk pemulihan yang cepat bagi yang terluka," begitu isi pernyataan Lapid via akun Twitter miliknya.

Simak video 'Tragedi Kanjuruhan: Larangan FIFA Diacuhkan, Ratusan Nyawa Hilang':

[Gambas:Video 20detik]



(bay/krs)