PT LIB Akui Jadwal Lanjutan Liga 1 Tak Ideal

ADVERTISEMENT

PT LIB Akui Jadwal Lanjutan Liga 1 Tak Ideal

Muhammad Robbani - Sepakbola
Jumat, 09 Des 2022 16:40 WIB
PSM Makassar menang 3-1 melawan Persita Tangerang pada laga lanjutan Liga 1 2022/2023.
Foto: Dok. PSM Makassar/Agung Dewantara
Jakarta -

Lanjutan Liga 1 2022 sudah digelar sejak 5 November lalu dan menuai kritikan soal jadwal. PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengakui jadwal kompetisi kurang ideal.

Liga 1 telah menyelesaikan pekan ke-12 dan beberapa klub sudah/sedang bersiap memainkan laga pekan ke-13. Setiap hari akan berlangsung laga Liga 1 demi mengejar putaran pertama berakhir saat Timnas Indonesia memainkan laga pertamanya di Piala AFF 2022 pada 23 Desember mendatang.

Lanjutan Liga 1 ini digelar dengan sistem sentralisasi di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Lima venue dipilih PT LIB yakni Stadion Manahan, Stadion Jatidiri, Stadion Moch Soebroto, Stadion Maguwoharjo, dan Stadion Sultan Agung.

Setiap tim hanya punya 3-4 hari jarak waktu, sehingga persiapan dan recovery harus diatur sedemikian rupa. Kondisi itu disadari PT LIB tidak ideal buat klub maupun pemain Liga 1.

"Ya ini kan sebenarnya bukan pengalaman baru dengan sistem bubble, kami pernah melakukannya (Liga 1 2021). Tapi sistem bubble ini jauh lebih penting karena kami harus melakukan seperti implementasi Perpol (Peraturan Polisi No 10 Tahun 2022)," kata Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus kepada wartawan.

"Dan Perpol ini mengharuskan banyak hal hal baru yang sebenarnya harus juga kami bersama-sama lakukan baik Panpel, Liga, dan kepolisian," ujarnya menambahkan.

Tapi PT LIB memang tak punya pilihan lain, Liga 1 sudah vakum selama dua bulan lebih sejak 1 Oktober lalu akibat Tragedi Kanjuruhan. Sebab Liga 1 tetap ditargetkan akan selesai pada April 2023, dengan alasan harus beres sebelum Piala Dunia U-20 2023.

PT LIB berharap, setidaknya para pemain bisa merasakan atmosfer kompetisi lagi. Sehingga diharapkan bisa memberikan dampak buat pemain-pemain yang dipanggil ke Timnas Indonesia.

"Pekan ke-12 ini pengalaman yang sangat bagus buat kami karena memang menarik lah ya. Hanya sayang waktunya terlalu ketat sehingga belum bisa maksimal dari sisi recovery dan lain-lainnya," tutur Ferry Paulus.

"Tapi liga dijalankan memang untuk kepentingan Timnas, agar timnas yang ada, baik untuk Piala Dunia U-20, Sea Games, dll agar benar benar bisa merasakan atmosfer pertandingan sehingga saat kompetisi internasional itu sudah siap," ucapnya.

(aff/mrp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT