sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 03 Jun 2020 11:21 WIB

Pemain Liga Inggris Diminta Tunjukkan Dukungan buat George Floyd

Bayu Baskoro - detikSport
Aksi solidaritas penggawa Chelsea untuk kematian George Floyd Skuat Chelsea menunjukkan dukungan buat George Floyd di saat latihan. (Foto: Twitter.com/CesarAzpi)
London -

Para pemain Liga Inggris diharapkan bisa merayakan selebrasi dengan cara berlutut. Hal itu dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada mendiang George Floyd.

Kasus pembunuhan George Floyd oleh oknum polisi Minneapolis, Amerika Serikat, pada pekan lalu menjadi pembicaraan dunia internasional. Suara-suara dukungan dan menuntut keadilan buat warga keturunan Afrika-Amerika tersebut menggema, hingga berbuntut aksi massa dan kerusuhan di Negeri Paman Sam.

Solidaritas buat George Floyd juga terlihat di sepakbola Eropa. Pemain-pemain Liga Jerman semisal Jadon Sancho, Achraf Hakimi, Marcus Thuram, serta Weston McKennie menunjukkan dukungan mereka buat pria 46 tahun itu dalam laga Bundesliga akhir pekan kemarin.

Dukungan juga muncul dari beberapa klub Premier League. Liverpool dan Chelsea menampilkan bentuk solidaritas mereka kepada George Floyd dalam sesi latihan tim dengan cara berlutut di tengah lapangan.

Berbagai aksi simpatik buat George Floyd itu turut mendapat perhatian Kick It Out, organisasi nirlaba yang bergerak di bidang kesetaraan dan perlawanan terhadap rasisme di sepakbola. Sanjay Bhandari, pemimpin Kick It Out, mengimbau para pemain Premier League tak ragu menunjukkan dukungannya buat George Floyd sebagai bagian dari kampanye menentang kekerasan rasial.

"Saya ingin mendorong para pemain buat protes jika dia mau, tetapi saya juga ingin mengimbau mereka melakukannya dengan cara yang tidak membuat mereka terkena sanksi yang tidak perlu," Bhandari mengungkapkan, dikutip dari Daily Star.

"Jika mereka dapat melakukan itu dengan cara berlutut dan bila setiap pemain melakukan hal tersebut, maka ini bisa menjadi pesan yang sangat kuat," dia menambahkan.

"Saya tertarik mendengar apa yang dipikirkan pihak berwenang tentang hal ini, apakah itu akan melanggar peraturan atau tidak. Bagi saya, ini tentang menunjukkan solidaritas," demikian kata Bhandari.

Federasi Sepakbola Inggris (FA) sebelumnya telah berjanji tidak akan menghukum pemain yang menyuarakan aksi solidaritas buat George Floyd di lapangan. Mereka menegaskan menolak segala bentuk diskriminasi, termasuk rasisme.



Simak Video "Gol-gol Terbaik Liga Inggris 2019/2020, Mana Favoritmu?"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com