sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 16 Sep 2020 06:45 WIB

Man United Diyakini Masih Lebih Baik dari Chelsea, Ini Sebabnya

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Manchester Uniteds Bruno Fernandes, left, and Chelseas Reece James battle for the ball during the English FA Cup semifinal soccer match between Chelsea and Manchester United at Wembley Stadium in London, England, Sunday, July 19, 2020. (AP Photo/Alastair Grant, Pool) Manchester United diprediksi masih akan lebih baik ketimbang Chelsea. (Foto: AP/Alastair Grant)
Jakarta -

Manchester United diyakini masih akan jadi tim terdekat dengan Liverpool dan Manchester City. Padahal Chelsea sudah belanja besar. Apa sebabnya?

Chelsea belanja jor-joran di musim panas ini dan memborong pemain. Mereka adalah Hakim Ziyech, Timo Werner, Ben Chilwell, Malang Sarr, Thiago Silva, dan Kai Havertz.

Kecuali Sarr yang dipinjamkan, lima pemain lainnya akan langsung jadi bagian skuad utama Chelsea. Dua pemain yakni Werner dan Havertz bahkan sudah menjalani debut resmi ketika Chelsea mengalahkan Brighton & Hove Albion, Selasa (15/9/2020) kemarin.

Tapi soal menempel Liverpool dan Manchester City yang dalam beberapa musim terakhir tampil dominan, Chelsea diyakini masih akan kesulitan. Mantan bek Liverpool Jamie Carragher percaya justru Manchester United yang bakal lebih dekat ke dua tim tersebut.

Sebab MU sudah lebih matang dan mapan secara komposisi skuad. 'Setan Merah' sejauh ini baru mendatangkan Donny van de Beek dari bursa transfer, yang akan menambah opsi dan dimensi permainan.

Datangnya sejumlah pemain baru di Chelsea malah akan menghadirkan tantangan rumit buat Frank Lampard. Ia bakal harus membangun lagi komunikasi dan pemahaman antar pemain di tim, dan itu adalah sesuatu yang butuh waktu.

"Saya sejujurnya percaya, sekalipun Manchester United tidak mendatangkan pemain-pemain yang sudah direkrut Chelsea, mereka masih akan jadi penantang terdekat untuk dua tim teratas," kata Carragher kepada Sky Sports dikutip Manchester Evening News.

"Bruno Fernandes akan ada untuk menjalani satu musim penuh dan dia membuat perbedaan besar ketika datang di Januari lalu, dia luar biasa. Kalau dia melanjutkan itu pada musim ini, mereka bisa jauh lebih dekat dengan dua tim teratas."

"Menurut saya, satu hal yang perlu kita sebut, dengan Chelsea mendatangkan seluruh pemain itu, adalah hal tersulit di manajemen, dan ini adalah sesuatu yang saya ingat diucapkan oleh Alex Ferguson, yakni menangani perubahan."

"Frank Lampard menangani perubahan setelah 12 bulan. Normalnya, seorang manajer menangani perubahan setelah menjalani siklus empat atau lima tahun dan timnya butuh berkembang dan beranjak."

"Frank sudah mendatangkan enam atau tujuh pemain dan itu tidaklah mudah, jadi Chelsea bisa dengan mudah berjalan mundur. Mereka mendatangkan para pemain itu demi melontarkan mereka ke depan dan menutup selisih poin itu, mereka harus melakukan perubahan, saya paham kok. Tapi itu bisa dengan mudah berujung jadi hasil yang berbeda," imbuhnya.

MU baru akan memulai kiprah di musim 2020/2021 dengan melawan Crystal Palace di ajang Liga Inggris pada Sabtu (19/9/2020) malam WIB. Musim lalu MU finis di posisi tiga dengan 66 poin, hanya unggul selisih gol dari Chelsea di urutan keempat.



Simak Video "Jelang Semifinal Piala FA, Lampard Tuding MU Diuntungkan VAR"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com