Liverpool Dibantai, Lovren 'Ribut' dengan Kopites di Medsos

Bayu Baskoro - Sepakbola
Selasa, 06 Okt 2020 07:00 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - JULY 22: Dejan Lovren and Mohamed Salah of Liverpool celebrate with the Premier League Trophy after winning during the presentation ceremony of  the Premier League match between Liverpool FC and Chelsea FC at Anfield on July 22, 2020 in Liverpool, England. Football Stadiums around Europe remain empty due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images)
Dejan Lovren saat membawa Liverpool juara Liga Inggris musim lalu. (Foto: Getty Images/Laurence Griffiths)
Liverpool -

Kekalahan memalukan Liverpool dari Aston Villa membuat Dejan Lovren ribut dengan fans di media sosial. Dia tak terima mantan rekan setimnya dihujat penggemar.

Liverpool secara mengejutkan takluk dari Aston Villa di pertandingan pekan keempat Liga Inggris yang berlangsung di Villa Park, Senin (5/10/2020) dini hari WIB. Tidak tanggung-tanggung, The Reds menyerah dengan skor telak 2-7.

Gelontoran gol Villa ke gawang Liverpool disumbangkan oleh Ollie Watkins (tiga gol), Jack Grealish (dua gol), serta masing-masing gol John McGinn dan Ross Barkley. Ada pun tim tamu hanya bisa membalas via brace Mohamed Salah.

Hasil buruk Liverpool itu kemudian direspon para Kopites alias fans The Reds dengan hujatan dan caci maki di media sosial. Tidak sedikit bahkan yang menyalahkan penampilan jeblok beberapa penggawa Liverpool semisal Adrian San Miguel, Joe Gomez, serta Roberto Firmino.

Seperti diketahui, Adrian dan Gomez bertanggung jawab atas gol pertama Villa yang dicetak Watkins akibat kesalahpahaman di antara keduanya. Sedangkan Firmino dituding banyak menyia-nyiakan peluang dan tak kunjung mencetak gol sejak awal musim ini.

Segala caci maki Kopites tersebut rupanya mendapat respon dari mantan bek Liverpool, Dejan Lovren. Pemain yang kini membela Zenith Saint Petersburg itu balik mengecam para penggemar yang menyalahkan ketiga penggawa Liverpool tersebut.

"Jangan pernah menyalahkan satu atau dua pemain saat kalah. Ada 11 pemain di lapangan yang bekerja sebagai TIM, terkadang ada hari baik dan buruk, besok adalah hari baru. Move on!" begitu isi pesan Dejan Lovren di akun Twitter-nya.