Dua Orang dari Timnas Prancis Bilang Pogba Tak Betah di MU

Afif Farhan - Sepakbola
Selasa, 10 Nov 2020 12:15 WIB
NEWCASTLE UPON TYNE, ENGLAND - OCTOBER 17: Paul Pogba of Manchester United warms up prior to the Premier League match between Newcastle United and Manchester United at St. James Park on October 17, 2020 in Newcastle upon Tyne, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Alex Pantling/Getty Images)
Dua Orang dari Timnas Prancis Bilang Pogba Tak Betah di MU (Getty Images/Alex Pantling)
Manchester -

Rumor Paul Pogba tak betah di Manchester United sudah berhembus dari beberapa musim lalu. Dua orang dari Timnas Prancis sudah mengkonfirmasi hal tersebut.

Paul Pogba musim lalu kebanyakan diganggu cedera, sehingga absen cukup lama. Datangnya Bruno Fernandes sejak Januari kemarin, membuat namanya kian tenggelam.

Paul Pogba pun sudah sejak lama disanterkan mau hengkang. Juventus dan Real Madrid disebut-sebut berminat memboyongnya, hanya saja hingga kini belum terwujud nyata.

Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps baru-baru ini mengungkapkan kalau anak asuhnya itu tidak bahagia di Manchester United. Pogba tak bahagia karena cara main si Setan Merah.

"Dia berada dalam situasi dengan klubnya yang membuanya tak bahagia. Ini karena menit bermain dan posisinya," kata Didier Deschamps dikutip dari BBC.

"Dia tidak dalam periode terbaiknya. Dia mengalami serangkaian cedera dan Covid-19 yang memukulnya cukup keras. Dia perlu menemukan ritme permainannya."

"Bersama saya, hal seperti itu tak perlu dikhawatirkan untuk terjadi. Ketika seorang pemain merasa tidak nyaman di klubnya, jelas dia senang bermain untuk Prancis."

Soccer Football - International Friendly - France vs Italy - Allianz Riviera, Nice, France - June 1, 2018   France coach Didier Deschamps shakes the hand of Paul Pogba as he is substituted off while Italy coach Roberto Mancini looks on   REUTERS/Eric GaillardDidier Deschamps dan Paul Pogba (Eric Gaillard/Reuters)

Sebelumnya, rekan setimnas Paul Pogba, Kingsley Coman juga berpendapat yang sama. Baginya, Paul Pogba kurang menikmati sepakbola bersama Manchester United.

"Saya tidak berada di Manchester bersamanya, jadi saya tidak tahu bagaimana dia saat di sana. Tapi di tim nasional, dia bermain bebas dalam pikirannya dan menggunakan semua kualitasnya," terang Coman seperti dilansir dari Mirror.

"Paul Pogba di lapangan adalah untuk memberikan keseimbangan. Ya, dia pemain paling mahal di klubnya tapi tugas utamanya tidak seharusnya hanya mencetak gol," terang Coman.

"Mungkin tekanan di Manchester berbeda," tutupnya.

(aff/cas)