sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Minggu, 15 Nov 2020 21:00 WIB

MU Khawatir Mason Greenwood Bisa Jadi Kayak Ravel Morrison

Kris Fathoni W - detikSport
MANCHESTER, ENGLAND - OCTOBER 04: Mason Greenwood of Manchester United warms up ahead of the Premier League match between Manchester United and Tottenham Hotspur at Old Trafford on October 04, 2020 in Manchester, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Oli Scarff - Pool/Getty Images) MU Khawatir Mason Greenwood Bisa Jadi Kayak Ravel Morrison. (Foto: Getty Images/Pool)
Jakarta -

Ravel Morrison pernah digadang-gadang jadi pemain top Manchester United, tapi kariernya lantas malah menukik tajam. MU kini khawatir Mason Greenwood bisa bernasib sama.

Ada masanya Morrison menuai puja-puji dan pengakuan berkat talentanya. Bukan cuma dari para seniornya di Old Trafford, tapi juga staf pelatih dan bahkan Sir Alex Ferguson.

Saat mengenang momen itu, Wayne Rooney menyebut Ravel Morrison sangat menonjol di antara rekan-rekannya di tim junior Man United. Lebih memperlihatkan bakat besar bahkan ketimbang Paul Pogba dan Jesse Lingard.

Namun, berbeda seperti rekan-rekan satu angkatannya, karier Ravel Morrison jalan di tempat. Banyak yang menyebut ia adalah bukti nyata andaikata bakat tak dibarengi dengan profesionalisme.

Ravel Morrison meninggalkan Manchester United pada 2012 dan bergabung dengan West Ham United. Sejak saat itu, ia sudah berpindah-pindah klub dan kini merumput di Belanda bersama ADO Den Haag. Dalam delapan tahun, ia sudah membela 11 klub.

Pada pekan ini, pesepakbola berusia 27 tahun itu juga baru menjalani debutnya di level timnas senior pada usia 27 tahun dengan membela Jamaika dalam kekalahan 0-3 lawan Arab Saudi. Sebelumya, Morrison sempat membela sejumlah jenjang usia di timnas Inggris.

Sehubungan dengan itu Man United pun kini mulai mengkhawatirkan talenta mudanya, Mason Greenwood, bisa bernasib sama. Secara khusus, itu terjadi seiring kabar masalah di luar lapangan termasuk menyelundupkan perempuan ke kamar hotel timnas Inggris.

Bahkan sempat ada pula rumor bahwa Mason Greenwood terlambat dalam beberapa sesi latihan di Man United. Ole Gunnar Solskjaer selaku manajernya di MU sudah menepis rumor tersebut.

Mirror kini melaporkan, setelah melewati sejumlah pembahasan, Solskjaer dan stafnya sudah merancang strategi agar Mason Greenwood bisa kembali fokus ke karier dan memaksimalkan bakatnya saat ini, agar jangan seperti Ravel Morrison.

Pada pekan ini, Aidy Boothroyd selaku manajer timnas Inggris U-21 juga dimintai komentar seputar tidak terlibatnya Mason Greenwood dalam laga Andora dan Albania. Itu lantaran permintaan dari Setan Merah.

"Man United merasa bahwa langkah terbaik saat ini adalah agar ia tidak bermain. Ia mengalami beberapa cedera cedera dan ada banyak hal yang sedang terjadi dalam hidupnya," katanya menjelaskan absennya Mason Greenwood.

(krs/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com