Solusi Meriam Mejan Arsenal: Oezil Bisa Jadi Kunci

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Selasa, 01 Des 2020 15:40 WIB
LONDON, ENGLAND - DECEMBER 29: Mikel Arteta, Manager of Arsenal speaks with Mesut Ozil and Reiss Nelson during the Premier League match between Arsenal FC and Chelsea FC at Emirates Stadium on December 29, 2019 in London, United Kingdom. (Photo by Julian Finney/Getty Images)
Mesut Oezil dibutuhkan untuk mempertajam lini serang Arsenal (Getty Images/Julian Finney)
London -

Meriam Arsenal tengah mejan karena kesulitan bikin gol. Ada satu solusi yang harus dilakukan The Gunners meski bakal berat, mainkan Mesut Oezil.

Arsenal baru saja menelan kekalahan 1-2 dari Wolverhampton Wanderers di Emirates Stadium, Senin (30/11/2020) dini hari WIB kemarin. Alhasil, Arsenal terpuruk di posisi ke-14 klasemen dengan 13 poin.

Ini adalah start terburuk Arsenal di liga sejak musim 1981/1982 dan tak pernah menang sedari Oktober. Mereka juga bermasalah di lini serang, karena baru bikin 10 gol, sementara Pierre-Emerick Aubameyang juga hanya membuat dua gol!

Bukan statistik yang oke mengingat Arsenal punya lini serang yang luar biasa. Selain Aubameyang, ada juga Alexandre Lacazette, Willian, Nicolas Pepe, dan Gabriel Martinelli.

Namun faktanya, Arsenal tak hanya kesulitan bikin gol, tapi juga membuat tembakan tepat sasaran. Dalam empat pertandingan terakhir, Arsenal cuma total melepaskan delapan shot on target, dengan rata-rata dua per laga.

Maka dari itu manajer Mikel Arteta harus mencari solusinya secepat mungkin jika tak ingin kehilangan pekerjaan. Solusi itu sebenarnya bisa dicari di dalam tim sendiri, yakni Mesut Oezil.

Oezil dianggap bisa mengembalikan ketajaman lini serang. Sebab, Arsenal sebenarnya hanya kekurangan pemain yang bisa melayani pemain depannya dengan umpan-umpan matang dan itu dimiliki Oezil.

"Saya rasa Oezil bisa jadi pemain penting di tim," ujar mantan pemain Arsenal, Jack Wilshere, seperti dikutip Sky Sports.

"Saya sangat ingin sekali melihat Mesut Oezil bermain di tim asuhan Arteta, tapi jelas itu tidak mungkin terjadi saat ini," sambungnya.

"Dia bisa menguasai bola dan memberikan umpan kepada pemain seperti Aubameyang dan Alexandre Lacazette."

"Saya sangat senang bermain dengannya. Dia itu pemain top."

"Sangat disayangkan tapi apa yang sudah terjadi ya terjadilah, tidak ada yang tahu sebabnya. Tapi, saya yakin suatu hari semua orang akan tahu soal itu," tutup Wilshere.

(mrp/cas)