Jose Mourinho si Penyuka Hewan: Skuad Kuda, Pemain Binatang

Kris Fathoni W - Sepakbola
Senin, 07 Des 2020 09:47 WIB
LONDON, ENGLAND - DECEMBER 06: Jose Mourinho, Manager of Tottenham Hotspur and coach Joao Sacramento congratulate Son Heung-Min as he is substituted during the Premier League match between Tottenham Hotspur and Arsenal at Tottenham Hotspur Stadium on December 06, 2020 in London, England. A limited number of fans (2000) are welcomed back to stadiums to watch elite football across England. This was following easing of restrictions on spectators in tiers one and two areas only. (Photo by Glyn Kirk - Pool/Getty Images)
Jose Mourinho si Penyuka Hewan: Skuad Kuda, Pemain Binatang. (Foto: Getty Images/Pool)
Jakarta -

Manajer Tottenham Hotspur Jose Mourinho menegaskan dirinya sebagai penyuka hewan. Itu tak lepas dari analogi favoritnya menyamakan skuad dengan kuda dan kini bilang pemainnya seperti binatang buas.

Analogi kuda dari Mourinho ini sudah terlontar seiring dengan gebrakan Tottenham di papan atas klasemen Premier League dalam beberapa pekan terakhir.

Pada akhir November lalu, Mourinho merendah saat bicara soal kans the Lily Whites turut serta dalam persaingan berebut gelar juara pada musim ini.

"Kami bahkan tidak dalam persaingan titel, jadi kami bukanlah kuda yang berpacu. Kami adalah kuda poni," kata Jose Mourinho soal Tottenham Hotspur.

Ucapan itu ia lontarkan usai timnya berimbang lawan Chelsea, klub yang juga pernah dua kali ditangani Mourinho. Yang menarik, perkara 'kuda-kudaan' ini pun dulu ia lontarkan semasa bersama si Biru.

Medio 2014, Jose Mourinho menyamakan Chelsea layaknya seekor kuda kecil yang masih butuh asupan susu karena sedang menjalani masa pertumbuhan.

"Ada dua kuda dan satu kuda kecil. Kuda kecil itu masih butuh susu dan berlatih serta belajar untuk melompat. Ada dua kuda besar dan kuda yang terakhir yang kecil, adalah seekor kuda yang musim depan bisa ikut balapan," ujarnya saat itu.

Menarik pula untuk dikenang bahwa ucapan Jose Mourinho saat itu berhasil memantik reaksi dari para tim rival. Manuel Pellegrini, saat itu manajer Manchester City, menuding bahwa Chelsea boleh jadi 'kuda kecil' tapi banyak duitnya. Sementara Brendan Rodgers, kala itu menukangi Liverpool, menyebut timnya bagaikan anjing Chihuahua yang berlari di antara kaki-kaki kuda.

Kini, usai Tottenham meraih kemenangan atas Arsenal, Senin (7/12/2020) dini hari WIB, ada lagi sebuah pernyataan dari Jose Mourinho mengenai dunia satwa. Ia menyamakan pemain-pemain terbaiknya seperti hewan buas yang senantiasa agresif.

Ketika ditanya oleh Sky Sports mengenai kombinasi apik Harry kane dan Son Heung-min, Jose Mourinho langsung menimpali, "Dan bekerja seperti hewan."

"Dengan segala hormat buat hewan-hewan. Jangan salah, aku suka binatang. Tapi (mereka) bekerja luar biasa keras ketika tim sedang tidak menguasai bola," tuturnya.

Dengan Tottenham Hotspur kini memuncaki klasemen Liga Inggris untuk sementara, bukan tak mungkin akan ada analogi-analogi menarik lainnya dari Jose Mourinho mengenai dunia fauna. Kira-kira apalagi ya?


(krs/ran)