Formasi 6-4-0 WBA yang Bikin Liverpool Mati Kutu

Afif Farhan - Sepakbola
Senin, 28 Des 2020 13:35 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - DECEMBER 27: Mohamed Salah of Liverpool is challenged by Conor Gallagher of West Bromwich Albion during the Premier League match between Liverpool and West Bromwich Albion at Anfield on December 27, 2020 in Liverpool, England. A limited number of fans (2000) are welcomed back to stadiums to watch elite football across England. This was following easing of restrictions on spectators in tiers one and two areas only. (Photo by Clive Brunskill/Getty Images)
Formasi 6-4-0 yang Bikin Liverpool Mati Kutu (Getty Images/Clive Brunskill)
Liverpool -

Liverpool cuma bermain imbang 1-1 kontra West Bromwich Albion. Sang manajer Juergen Klopp mengaku betul-betul mati kutu.

Liverpool menjamu West Bromwich Albion pada pekan ke-15 Liga Inggris, Minggu (27/12/2020) malam WIB. Pertandingan yang berlangsung di Anfield ini berakhir imbang 1-1.

The Reds membuka gol terlebih dahulu melalui Sadio Mane di menit ke-12. Keunggulan Si Merah tersebut harus sirna delapan menit menjelang bubaran berkat gol dari Sami Ajayi.

West Brom di bawah manajer barunya, Sam Allardyce menerapkan permainan bertahan dengan mengandalkan serangan balik.

Dikutip dari Opta, Liverpool begitu dominan dengan menorehkan penguasaan bola sebesar 78,1 persen dan melepas 17 tembakan, sedangkan West Brom yang lebih banyak menunggu hanya membuat 21,9 persen dengan lima kali percobaan tembakan.

Maka Liverpool, betul-betul mati kutu...

Manajer Liverpool, Juergen Klopp begitu gemas dengan hasil tersebut. Baginya, permainan sepakbola usang seperti yang diterapkan West Brom bakal mennyulitkan tim manapun.

"Saya rasa tim manapun tidak mau menghadapi West Brom dengan formasi 6-4 atau apapun itu," katanya seperti dilansir Sky Sports.

"Pertandingan itu adalah tantangan yang luar biasa, karena harus menghadapi 10 pemain bertahan," tambahnya.

LIVERPOOL, ENGLAND - DECEMBER 27: Mohamed Salah of Liverpool is challenged by Conor Gallagher of West Bromwich Albion during the Premier League match between Liverpool and West Bromwich Albion at Anfield on December 27, 2020 in Liverpool, England. A limited number of fans (2000) are welcomed back to stadiums to watch elite football across England. This was following easing of restrictions on spectators in tiers one and two areas only. (Photo by Clive Brunskill/Getty Images)West Brom bikin Liverpool mati kutu (Getty Images/Clive Brunskill)

Juergen Klopp juga menyesalkan Liverpool yang tak mampu memaksimalkan peluang. Baik dari open play atau dari bola-bola mati.

"Itu salah kami sendiri yang tidak bisa lagi bikin gol. West Brom melakukan tugas mereka, saat mereka sedang posisi tertinggal mereka tidak berubah sedikit pun," ungkapnya.

"West Brom pantas mendapatkan poin malam ini karena kami tidak menyelesaikan permainan dan tidak memiliki peluang yang cukup jelas," tutup Klopp.

Liverpool sementara ini masih bercokol di puncak Klasemen Liga Inggris sementara dengan 32 poin dari 15 laga. Mereka ditempel Everton di peringkat kedua dengan selisih tiga poin dan Leicester City dengan selisih empat poin.

Sedangkan West Brom, masih menghuni dasar klasemen di peringkat ke-18 dengan delapan poin.

(aff/krs)