Dear Manchester United, Gantilah Harry Maguire

Afif Farhan - Sepakbola
Rabu, 03 Mar 2021 12:55 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - JANUARY 27: Harry Maguire of Manchester United reacts during the Premier League match between Manchester United and Sheffield United at Old Trafford on January 27, 2021 in Manchester, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images)
Dear Manchester United, Gantilah Harry Maguire (Getty Images/Laurence Griffiths)
Manchester -

Manchester United dinilai belum bisa menjadi juara Liga Inggris. Selama, bek tengahnya masih itu-itu saja seperti Harry Maguire.

Hal itu diutarakan oleh eks pemain Manchester United di tahun 1990-an, Paul Parker yang dulu bermain di pos bek kanan. Paul Parker memperkuat MU dari tahun 1991 sampai 1996 dengan mengemas 121 penampilan dan mencicipi tiga kali titel juara Premier League.

"Terlepas dari peringkat mereka di klasemen saat ini, mereka harus merombak skuad di bursa transfer musim panas nanti. Khususnya, di pos bek tengah," katanya seperti dilansir dari The Sun.

Paul Parker menyebut, sejauh ini dirinya kurang puas dengan performa bek-bek tengah Manchester United. Bahkan, dia juga mengkritik sang kapten klub, Harry Maguire.

"Orang-orang masih menyukai Harry Maguire, tapi saya tidak. Maguire bukanlah seorang pemimpin, dia memainkan permainan untuk dirinya sendiri, suka berdiri terlalu dalam, dan mengiring bola yang berujung kesulitan untuk timnya sendiri," papar Parker.

MANCHESTER, ENGLAND - JANUARY 24: Harry Maguire of Manchester United looks on during The Emirates FA Cup 4th Round match between Manchester United and Liverpool at Old Trafford on January 24, 2021 in Manchester, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images)Harry Maguire dikritik oleh eks pemain MU, Paul Parker (Getty Images/Laurence Griffiths)

Sejauh musim ini, Manchester United sudah kebobolan 32 kali. Itu menjadikan Setan Merah sebagai tim paling banyak kebobolan di pos lima besar Liga Inggris.

"Soal kebobolan sebenarnya tidak bisa selalu menyalahkan kiper, tapi juga kordinasi bek-bek tengahnya," cetus Parker.

"Lihatlah beberapa kali Harry Maguire salah berkomunikasi. Maka sebaiknya, Manchester United cari dua bek tengah baru," tutupnya.

(aff/cas)