Mason Mount Lebih Mengilap di Tangan Tuchel

Afif Farhan - Sepakbola
Jumat, 05 Mar 2021 15:00 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - MARCH 04: Mason Mount of Chelsea celebrates after scoring his teams first goal during the Premier League match between Liverpool and Chelsea at Anfield on March 04, 2021 in Liverpool, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Phil Noble - Pool/Getty Images)
Mason Mount Lebih Mengilap di Tangan Tuchel (Getty Images/Pool)
Liverpool -

Mason Mount jadi bintang kemenangan Chelsea atas Liverpool. Mount memang lebih mengkilap di tangannya Thomas Tuchel.

Chelsea menumbangkan Liverpool 1-0 di Anfield dalam lanjutan Liga Inggris, Jumat (5/3/2021) dini hari WIB. Gol tunggal kemenangan The Blues dibuat oleh Mason Mount di menit ke-42, lewat tusukan ciamik di kotak penalti memanfaatkan umpan lambung N'Golo Kante.

Hasil tersebut membuat Chelsea kini melonjak ke peringkat keempat Klasemen Liga Inggris sementara dengan 47 poin. The Reds, sang juara bertahan harus terdampar di peringkat ketujuh dengan 43 poin.

Mason Mount jadi bintang kemenangan Chelsea dari laga tersebut. Bukan cuma sebagai pencetak gol, tapi kerja kerasnya sebagai amunisi serangan begitu gemilang.

Mount mencatatkan total tiga tembakan dengan satu menemui bidang dan duanya lagi off target. Pergerakannya di sayap kiri, membuat lini belakang Liverpool kerepotan berkali-kali dan WhoScored memberikan nilai 7,6 yang menjadikannya pemain terbaik kedua Chelsea setelah Jorginho.

LIVERPOOL, ENGLAND - MARCH 04: Mason Mount of Chelsea celebrates after scoring his team's first goal during the Premier League match between Liverpool and Chelsea at Anfield on March 04, 2021 in Liverpool, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Phil Noble - Pool/Getty Images)Mason Mount yang jadi amunisi berbahaya di lini serang The Blues (Getty Images/Pool)

Bahkan Opta melansir, Mason Mount memang lebih oke di tangan manajer Thomas Tuchel dibanding sebelumnya pada era Frank Lampard. Semasa dilatih Lampard, Mount mengemas dua gol dari 18 laga di Liga Inggris. Sedangkan di masanya Tuchel, Mounnt sudah bikin tiga gol dari delapan laga.

Mason Mount memang terus dipercaya Thomas Tuchel untuk mengisi lini serang The Blues. Pun kini, posisinya lebih didongkrak ke depan yang dulunya lebih banyak ditempatkan di tengah.

(aff/ran)