Arsenal Vs Tottenham: Bukayo Saka yang Muda dan Berbahaya

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Minggu, 14 Mar 2021 20:35 WIB
LONDON, ENGLAND - DECEMBER 26: Bukayo Saka of Arsenal celebrates after scoring his teams third goal during the Premier League match between Arsenal and Chelsea at Emirates Stadium on December 26, 2020 in London, England. The match will be played without fans, behind closed doors as a Covid-19 precaution. (Photo by Andrew Boyers - Pool/Getty Images)
Bukayo Saka tampil apik bersama Arsenal musim ini. (Foto: Getty Images/Pool)
Jakarta -

Bicara soal ancaman terbesar dari Arsenal, niscaya Pierre-Emerick Aubameyang yang terlintas. Tapi Tottenham Hotspur tak menepikan sosok Bukayo Saka.

Tottenham Hotspur akan bertandang ke Emirates Stadium, Sabtu (14/3/2021) malam WIB nanti dalam lanjutan Liga Inggris. The Lilywhites tengah dalam rangkaian tiga kemenangan beruntun, sementara rival sekotanya masih angin-anginan.

Banner Arsenal vs Tottenham

Satu kemenangan dipetik dalam tiga laga terakhir, dengan sisanya berakhir imbang dan kalah. Buat Tottenham, kemenangan atas sang rival sekota akan jadi suntikan berharga dalam upaya mendekati empat besar.

Pierre-Emerick Aubameyang akan jadi ancaman terbesar buat Tottenham. Penyerang asal Gabon itu sudah mencetak sembilan gol di Liga Inggris bersama dengan Alexandre Lacazette.

Keduanya sama-sama jadi top skor Arsenal. Namun gelandang Tottenham Hotspur Eric Dier melihat ada sosok lain yang perlu diwaspadai, yakni Bukayo Saka.

Gelandang 19 tahun itu sejauh ini tampil apik dengan torehan lima gol dan tiga assist dari 23 pertandingan.

"Saya sudah menghabiskan banyak waktu dengan Bukayo sampai sekarang di ajang internasional, saya rasa dia adalah pemain yang fantastis. Menurut saya dia agak kurang mendapatkan sorotan, dalam hal apa yang telah dia lakukan musim ini dibandingkan pemain-pemain muda Inggris lainnya," ungkap Eric Dier dilansir Metro.

"Dia orang yang fantastis juga, saya menikmati menghabiskan banyak waktu dengannya ketika kami di timnas Inggris. Tapi ketika kami menghadapi Arsenal, semua itu tak relevan. Saya cuma ingin menang," sambungnya.

(raw/krs)