Malaria Bikin Aubameyang Menderita, Sampai Turun 4 Kg

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Jumat, 07 Mei 2021 00:01 WIB
LONDON, ENGLAND - FEBRUARY 14: Pierre-Emerick Aubameyang of Arsenal claims the match ball after scoring a hat-trick during the Premier League match between Arsenal and Leeds United at Emirates Stadium on February 14, 2021 in London, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Julian Finney/Getty Images)
Pierre-Emerick Aubameyang menceritakan pengalaman buruknya sakit malaria. (Foto: Getty Images/Julian Finney)
Jakarta -

Pierre-Emerick Aubameyang cerita pengalaman buruknya sakit malaria. Ia menyebutnya sakit terburuk sepanjang hidupnya, hingga berat badan turun empat kilogram.

Aubameyang sempat absen membela Arsenal sejak pertengahan April lalu. Penyerang 31 tahun itu baru kembali memperkuat tim saat Arsenal kalah 1-2 di markas Villarreal, pada semifinal leg pertama Liga Europa di mana ia masuk sebagai pengganti.

Saat awal mulai merasakan tak enak badan, Aubameyang mengira ia hanya kelelahan karena baru membela tim nasional Gabon di akhir Maret, disusul jadwal padat klub. Tapi saat mulai demam berhari-hari, ia tahu ada yang tidak beres sehingga memutuskan mendapatkan perawatan di rumah sakit.

"Itu adalah momen sakit terburuk dalam hidup saya karena memang berat banget. Saya merasa sangat-sangat sakit. Seperti kalian tahu, Gabon itu tidak terlalu dekat dari sini," katanya dikutip BBC.

"Saya awalnya merasa kelelahan, terutama saat melawan Liverpool. Tapi saya pikir saya cuma karena lelah perjalanan. Saya demam tiga hari beruntun, panas tinggi, siang dan malam, tanpa henti."

"Bahkan paracetamol dan obat-obat lainnya tak mempan. Setelah itu saya berbicara dengan dokter. Saya bilang saya perlu ke rumah sakit karena sebelumnya melakukan perjalanan ke Afrika, jadi mungkin kena malaria."

"Saya menginap di rumah sakit selama tiga hari. Saya sangat-sangat terpuruk dan sepertinya turun empat kilo. Itu momen yang sungguh buruk dan saya rasa keluarga saya agak ketakutan melihat saya seperti itu," kata Aubameyang.

(raw/adp)