Tiga 'Laga Neraka' Setan Merah

Kris Fathoni W - Sepakbola
Minggu, 09 Mei 2021 12:00 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - FEBRUARY 06: Bruno Fernandes of Manchester United celebrates with teammates Edinson Cavani and Scott McTominay after scoring their teams second goal during the Premier League match between Manchester United and Everton at Old Trafford on February 06, 2021 in Manchester, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Michael Regan/Getty Images)
Tiga 'Laga Neraka' Setan Merah. Foto: Getty Images/Michael Regan
Jakarta -

Manchester United bersiap menjalani tiga 'laga neraka', yang bukan cuma mesti dijalani dalam rentang waktu amat singkat tapi juga wajib dimenangi demi menjaga persaingan.

Secara matematis, Man United menjadi satu-satunya tim yang masih bisa menghalangi Manchester City jadi juara Premier League pada musim ini -- sekalipun peluang itu amatlah tipis.

Bahkan setelah Manchester City kalah dari Chelsea, Sabtu (8/5/2021) malam WIB, peluang Man United tetap berat. Kian sulit karena jadwal super ketat menanti.

Man City bakal menjalani laga yang berikutnya dengan melawan Newcastle United pada tanggal 14 Mei waktu setempat, atau tanggal 15 dini hari WIB. Pada saat itu Manchester United sudah akan melewati tiga pertandingan Liga Inggris!

Secara berurutan, Manchester United akan menghadapi Aston Villa hari ini Minggu (9/5). Berikutnya ada laga lawan Leicester City di tanggal 11 Mei waktu setempat (tanggal 12 dini hari WIB). The Red Devils kemudian menghadapi Liverpool di tanggal 13 Mei (tanggal 14 dini hari WIB). Dengan kata lain, MU harus memainkan tiga laga dalam rentang waktu lima hari saja!

Tiga laga MU berikutnya di Premier League (waktu setempat)

Minggu 9 Mei
Aston Villa vs Manchester United

Selasa 11 Mei
Manchester United vs Leicester City

Kamis 13 Mei
Manchester United vs Liverpool

Jadwal yang jauh dari ideal ini sudah sempat bikin Ole Gunnar Solskjaer, manajer Man United, mencak-mencak.

"Itu belum pernah terjadi. Itu dibuat oleh orang-orang yang belum pernah bermain sepakbola di level ini. Secara fisik, tidak mungkin dilakukan para pemain," kata Solskjaer kepada BT Sport.

Ketiga laga itu bukan cuma akan menguras fisik para pemain Manchester United. Laga-laga ini juga bisa memiliki pengaruh psikologis mengingat para pemain Setan Merah tahu bahwa tersandung di salah satunya akan bikin Man City sudah dipastikan jadi juara Liga Inggris pada musim ini, bahkan tanpa perlu memainkan pertandingan berikutnya.

(krs/yna)