Satu-satunya Cara, Satu-satunya Pilihanmu, Werner

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Sabtu, 04 Sep 2021 06:30 WIB
LONDON, ENGLAND - MAY 18: Timo Werner of Chelsea looks on  during the Premier League match between Chelsea and Leicester City at Stamford Bridge on May 18, 2021 in London, England. A limited number of fans will be allowed into Premier League stadiums as Coronavirus restrictions begin to ease in the UK following the COVID-19 pandemic. (Photo by Glyn Kirk - Pool/Getty Images)
Timo Werner dinilai dalam posisi sulit di Chelsea saat ini. (Foto: Getty Images/Glyn Kirk - Pool)
Jakarta -

Situasi Timo Werner di Chelsea kian rumit setelah kedatangan Romelu Lukaku. Ia punya kesempatan terbatas untuk merebut kepercayaan Thomas Tuchel.

Timo Werner tampil penuh pada laga pertama Chelsea di Premier League musim ini. Tapi kemudian langsung diparkir sejak pekan kedua, setelah Romelu Lukaku datang.

Ia hanya masuk sebagai pengganti dan bermain semenit melawan Arsenal lalu jadi cadangan kala menghadapi Liverpool. Di kedua laga tersebut, Manajer Chelsea Thomas Tuchel memilih Mason Mount dan Kai Havertz sebagai penyokong Lukaku.

Mantan bek Chelsea Glen Johnson melihat situasi Timo Werner kini rumit. Karena Tuchel masih punya Hakim Ziyech dan Christian Pulisic sebagai opsi di penyerang sayap.

Padahal, Werner seharusnya akan lebih diuntungkan jika beroperasi di lebar lapangan dengan perhatian para bek lawan mengarah ke Lukaku. Satu-satunya pilihan buat Werner adalah memaksimalkan peluang yang didapatkan ketika dimainkan di sana.

"Chelsea itu paling efektif saat memainkan sepakbola dinamis, dengan penyerang besar yang tidak terlalu mobil, dengan dua pemain lincah mengapit penyerang tersebut. Werner masih bisa memainkan perannya, tapi performanya harus meningkat," ungkap Glen Johnson dilansir Metro.

"Timo punya masa depan di Chelsea, tapi bermain di sayap adalah satu-satunya pilihannya. Dan bahkan Kai Havertz, Hakim Ziyech, Christian Pulisic semuanya bermain lebih dulu dari dia dari yang terlihat sejauh ini."

"Meskipun berbagai hal berubah sangat cepat di sepakbola, hanya butuh sebuah kejadian cedera sehingga Timo bisa mendapatkan kesempatan lain. Dan kalau dia langsung tokcer, dia bisa memapankan kembali dirinya di tim," sambungnya.



Simak Video "Misi Balas Dendam Guardiola untuk Chelsea-nya Tuchel"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/mrp)