Ronaldo Bergaya bak Manajer Takkan Terjadi di MU-nya Sir Alex?

Kris Fathoni W - Sepakbola
Sabtu, 18 Sep 2021 10:00 WIB
BERN, SWITZERLAND - SEPTEMBER 14: Cristiano Ronaldo of Manchester United gestures during the UEFA Champions League group F match between BSC Young Boys and Manchester United at Stadion Wankdorf on September 14, 2021 in Bern, Switzerland. (Photo by Matthias Hangst/Getty Images)
Foto: Getty Images/Matthias Hangst
Jakarta -

Baru-baru ini Cristiano Ronaldo disorot karena bergaya bak manajer. Ada yang beranggapan Ronaldo akan kena tegur jika Manchester United masih dilatih Sir Alex Ferguson.

Penilaian tersebut dilontarkan oleh Martin Keown, mantan pemain timnas Inggris yang kini menjadi pengamat dan analis. Ia menilai sikap Ronaldo bergaya bak manajer tidaklah tepat.

"Ia harus tahu tempatnya dan ia mesti duduk," kata Keown di talkSPORT.

"Saya cukup yakin Solskjaer akan menanganinya dengan cara yang tepat, mungkin ia juga senang-senang saja, tapi harus diingat cuma ada satu manajer."

"Menurut saya, dengan Sir Alex tidak akan sampai seperti itu. Ia (Sir Alex) mungkin malah akan lebih cepat mengingatkan pemain bersangkutan, tapi pemainnya tersebut memang seperti itu," ucapnya tentang Cristiano Ronaldo.

Di timnas Portugal, pelatih Fernando Santos tampak memberi izin Ronaldo untuk berdiri di sampingnya di tepi lapangan saat pertandingan seperti yang baru-baru ini terjadi di Man United. Tapi Keown menilai itu sudah jadi kebiasaan buruk.

"Kita melihatnya melakukan itu di laga-laga Piala Eropa; ia cedera lutut dan berdiri nyaris sepanjang pertandingan. Jadi mereka harus mengaturnya, saya cuma merasa ini sudah jadi hal negatif," tutur pundit talkSPORT itu.

Hal serupa sebelum ini juga sudah dikatakan Rio Ferdinand, mantan bek MU yang juga pernah main bareng Ole Gunnar Solskjaer dan Cristiano Ronaldo.

"Kalau saya jadi manajernya, jujur saja, saya akan memintanya duduk," kata Rio Ferdinand kepada BT Sports dikutip Metro.

(krs/pur)