Demba Ba soal Gerrard Terpeleset: Tidak Semuanya Berakhir Indah

Yanu Arifin - Sepakbola
Kamis, 14 Okt 2021 15:03 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - APRIL 27:  Demba Ba of Chelsea celebrates scoring the opening goal during the Barclays Premier League match between Liverpool and Chelsea at Anfield on April 27, 2014 in Liverpool, England.  (Photo by Clive Brunskill/Getty Images)
Momen Demba Ba bersujud usai membobol gawang Liverpool di Anfield, 27 April 2014. (Foto Clive Brunskill/Getty Images)
Lugano -

Demba Ba sudah memutuskan pensiun sebagai pemain sepakbola. Eks striker Chelsea itu bercerita soal momen Steven Gerrard terpeleset yang melegenda.

Demba Ba mengakhiri statusnya sebagai pesepakbola pada Kamis (14/10/2021). Sosok 36 tahun itu sudah melanglang buana ke berbagai liga.

Di antaranya, Demba Ba pernah bermain di Bundesliga bersama Hoffenheim, Liga Inggris di West Ham United, Newcastle United, dan Chelsea, ke China membela Shanghai Shenhua, dan bermain di Turki untuk Goztepe, Besiktas, dan Istanbul Basaksehir.

Terakhir, Demba Ba berkarier di Swiss untuk membela Lugano. Ia gabung musim panas lalu, namun kemudian memutuskan pensiun sekitar tiga bulan berselang.

Sepanjang kariernya itu, ada salah satu momen ikonik yang melibatkan Demba Ba. Itu terjadi ketika masih membela Chelsea.

Pada pertandingan pekan ke-36 Liga Inggris melawan Liverpool di Anfield, 27 April 2014, Demba Ba membawa Chelsea menang 2-0. Ia bikin satu gol pertama laga itu, yang digandakan Willian di menit-menit akhir.

Golnya itu terjadi lewat proses yang cukup diingat pecinta sepakbola. Sebab, Demba Ba melakukannya, usai memanfaatkan bola yang terlepas dari penguasaan Steven Gerrard.

Kapten Liverpool itu, yang mendapat pressing dari Demba Ba, terpeleset di lapangan. Bola kemudian dicuri Demba Ba, dan menggiringnya sendirian ke gawang, dan menceploskan bolanya ke gawang Liverpool.

Kekalahan itu membuat Liverpool kehilangan trofi juara Liga Inggris, yang akhirnya direbut Manchester City.

Usai pensiun, Demba Ba kembali bercerita bagaimana mengetahui momen Gerrard terlepeset itu masih dibicarakan sampai sekarang. Ia mengaku cukup sedih untuk Gerrard, kendati hal-hal semacam itu menjadi bagian dari hidup.

"Saya baru menyadari, betapa besar masalah itu beberapa tahun kemudian, ketika orang-orang masih membicarakannya," kata Demba Ba kepada The Athletic.

"Mereka masih berbicara tentang itu! Itu traumatis bagi mereka, tapi kami tidak menikmati kenyataan kami membunuh impian mereka [meraih gelar]. Kami hanya menikmati kemenangannya."

"Anda membuat kesalahan, dan orang lain mengambil keuntungan. Apa yang telah dilakukan Steven Gerrard untuk dunia sepakbola sangat luar biasa. Tapi ini hidup, sayangnya. Tidak semua cerita berakhir dengan dongeng," ungkap Demba Ba.

(yna/krs)