Satu Omongan Conte yang Pernah 'Tusuk' Tottenham Hotspur

Afif Farhan - Sepakbola
Selasa, 02 Nov 2021 12:40 WIB
London -

Antonio Conte dikabarkan akan merapat ke Tottenham Hotspur. Dulu ketika melatih Chelsea, Conte pernah cemooh Spurs dengan perkataan ini.

Antonio Conte selangkah lagi akan bergabung ke Tottenham Hotspur. Diketahui, Conte sudah sepakat lewat verbal, tinggal membubuhkan tanda tangannya di atas kontrak.

Conte disodorkan kontrak sampai Juni 2023. Conte sendiri kini sudah berada di London.

Dilansir detikSport dari berbagai sumber, Antonio Conte tidaklah asing dengan Liga Inggris. Dirinya pernah menjabat sebagai manajer Chelsea di periode 2016-2018.

Conte sanggup mempersembahkan titel Liga Inggris dan Piala FA. Chelsea dibentuknya sebagai tim yang kuat dan menerapkan pakem 3-4-3.

Chelsea-nya Conte pun pernah menghadapi Tottenham Hotspur di ajang Liga Inggris dan Piala FA. Hasilnya, Conte kalah tiga kali dan menang dua kali.

Britain Soccer Football - Tottenham Hotspur v Chelsea - FA Cup Semi Final - Wembley Stadium - 22/4/17 Chelsea manager Antonio Conte celebrates at full time Action Images via Reuters / John Sibley Livepic EDITORIAL USE ONLY. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or Antonio Conte yang pernah melatih Chelsea (Reuters)

Di tahun 2017, Antonio Conte pernah melontarkan perkataan pedas kepada kubu Tottenham Hotspur. Soal, Spurs yang punya ekspektasi tinggi namun nggak pernah beli pemain level top!

"Kalau ambisi mereka mau menjuarai liga dan Liga Champions, mereka harus beli pemain mahal," cetusnya.

"Kalau tidak, ya Anda di level yang itu-itu saja," tambahnya.

Conte bahkan menyindir Spurs, kalau mimpi jangan ketinggian!

"Pertanyaan saya, dengan Tottenham yang punya skuad seperti itu, ekspektasinya apa sih?" ujarnya.

Perkataan itu cukup dirasa sensitif dan memanaskan rivalitas Chelsea dan Tottenham Hotspur sebagai klub sekota (London).

Namun kini, rasanya Antonio Conte akan disambut dengan suka cita oleh para fans Spurs. Sebab, Conte dinilai mampu meramu tim untuk bersaing di level papan atas dan tentu Conte 'langganan' trofi.

(aff/cas)