ADVERTISEMENT

1 Janji yang Ditepati Rangnick dalam Hitungan Hari

Kris Fathoni W - Sepakbola
Senin, 06 Des 2021 19:27 WIB
Crystal Palaces head coach Patrick Vieira, right, and Manchester Uniteds manager Ralf Rangnick, centre, react during the English Premier League soccer match between Manchester United and Crystal Palace at Old Trafford stadium in Manchester, England, Sunday, Dec. 5, 2021. (AP Photo/Jon Super)
1 Janji yang Ditepati Rangnick dalam Hitungan Hari. Foto: AP/Jon Super
Jakarta -

Laga Manchester United Vs Crystal Palace memperlihatkan bahwa Ralf Rangnick sudah berusaha menepati paling tidak 1 janjinya saat datang ke MU.

Man United mengawali era Rangnick sebagai manajer interim dengan kemenangan 1-0 atas Crystal Palace, Mingu (5/12) malam WIB. Gol tunggal di laga ini dicetak Fred.

Yang tak terlihat dari skor tipis itu adalah bagaimana Setan Merah mendominasi pertandingan dan relatif pegang kendali nyaris sepanjang 2x45 menit.

Ada 61,3 persen penguasaan bola dari tim tuan rumah Man United, menyisakan 38,7 persen penguasaan bola untuk Palace. Angka itu pun muncul setelah MU sedikit mengendur di babak kedua.

MU juga melepaskan sekitar 16 tembakan, lebih banyak dua kali lipat dari Palace. Enam tembakan MU juga diblok lawan, sedangkan jumlah tembakan Palace yang kena blok adalah separuhnya.

Memang, Palace juga sempat nyaris bikin gol -- dan mampu membuat dua shot on target. Tapi paling tidak pada akhirnya MU-lah yang menang lewat satu gol, dari tiga shot on target, dan menjaga clean sheet.

[Gambas:Opta]

Dan merujuk pada pernyataan Ralf Rangnick dalam wawancara resmi pertama sebagai manajer interim Setan Merah, persis hal itulah yang jadi misinya di laga-laga awal: ia ingin MU lebih pegang kendali, sekaligus mencegah lawan bikin gol.

"Kemarin, kami kebobolan dua gol, kami perlu tiga gol untuk menang," ucapnya saat itu, merujuk pada kemenangan 3-2 atas Arsenal.

"Dan jika Anda melihat total gol saat kami kebobolan, rata-ratanya nyaris dua gol per pertandingan, dan ini kelewat banyak," ujarnya.

Pada saat itulah ia berjanji untuk membuat pendekatannya dalam melatih Cristiano Ronaldo cs disusun demi "membantu tim mendapatkan lebih banyak keseimbangan" dan "menambah kendali permainan".

"Pertandingan kemarin (lawan Arsenal) menarik buat fans, tapi buat diriku, sebagai calon pelatih MU, bukan laga itu yang kami butuhkan karena buatku sepakbola adalah meminimalisir faktor kebetulan, juga meraih dan memegang kendali permainan. Itulah sepakbola."

"Inilah pendekatanku dan aku akan berusaha membantu para pemain bertalenta ini untuk berupaya menjauhkan bola dari gawang sendiri," ucap Rangnick dalam wawancara yang dilansir Manchester Evening News pada tanggal 3 Desember tersebut.

(krs/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT