Permainan Chelsea Menarik, tapi Belum Meyakinkan untuk Jadi Juara

Yanu Arifin - Sepakbola
Selasa, 07 Des 2021 17:40 WIB
LONDON, ENGLAND - DECEMBER 04: Mason Mount of Chelsea scores their teams second goal during the Premier League match between West Ham United and Chelsea at London Stadium on December 04, 2021 in London, England. (Photo by Alex Pantling/Getty Images)
Gelandang Chelsea, Mason Mount [kuning], di pertandingan melawan West Ham United. (Foto: (Getty Images/Alex Pantling)
London -

Chelsea dikritik legendanya, Frank Leboeuf, soal penampilannya musim ini. Meski permainannya menarik, The Blues dinilai belum meyakinkan untuk juara.

Chelsea memulai musim 2021/2022 dengan status juara bertahan Liga Champions. Mason Mount dkk sempat membuktikan statusnya dengan penampilan di lapangan.

Hingga pekan ke-10, Chelsea berada di puncak klasemen dengan catatan 8 kemenangan dan sekali imbang dan sekali kalah. Di lima laga terakhir, Si Biru mulai kehabisan bensin.

Chelsea menelan dua hasil imbang, sekali kalah, dan dua meraih kemenangan. Terakhir, mereka ditekuk West Ham United 2-3, Sabtu (4/12), yang membuatnya melorot ke peringkat tiga klasemen Liga Inggris.

Chelsea kini baru mengumpulkan 33 poin, tertinggal dari Manchester City (35) dan Liverpool (34).

Situasi itu membuat Leboeuf, eks bek Chelsea tahun 1996-2001, menilai bekas klubnya belum meyakinkan buat merebut titel juara Liga Inggris. Bahkan, ia mengingatkan Tuchel soal bayang-bayang pemecatan Frank Lampard awal tahun ini.

"Sepakbola yang mereka mainkan menarik, tetapi tidak meyakinkan, dengan cara yang saya tidak bisa rasakan kekuatannya, yang biasa saya lihat beberapa bulan lalu," kata Leboeuf kepada ESPN FC.

"Ingat, tahun lalu sebelum Frank Lampard dipecat, mereka juga berada di sana [posisi ketiga], dan orang-orang berkata, "Chelsea mungkin menjadi pesaing'. Dan kemudian sesuatu terjadi pada bulan Desember, mereka kalah melawan Arsenal 26 Desember, dan tidak berada di dekatnya sebelum Tuchel masuk."

"Jadi, saya tidak tahu apakah sejarah akan terulang. Tapi mari lihat saja bagaimana. Tapi saya tidak senang dengan apa yang saya lihat. Ini menarik, tapi bagaimana Anda bisa kalah setelah memimpin 2-1, kebobolan dua gol bodoh seperti itu?" sembur Leboeuf, menyindir penampilan Chelsea usai kalah dari West Ham.

(yna/cas)