Azpilicueta Kritik Wasit dan VAR: Enggak Konsisten!

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Senin, 03 Jan 2022 18:45 WIB
LONDON, ENGLAND - JANUARY 02: Sadio Mane of Liverpool is shown a yellow card by Match Referee Anthony Taylor during the Premier League match between Chelsea and Liverpool at Stamford Bridge on January 02, 2022 in London, England. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)
Sadio Mane dikartu kuning karena menyikut Cesar Azpilicueta. (Foto: Getty Images/Catherine Ivill)
Jakarta -

Cesar Azpilicueta kesal pelanggaran Sadio Mane kepadanya hanya diganjar kartu kuning. Menurutnya wasit dan Video Assistant Referee (VAR) kerap inkonsisten.

Insiden antara Azpilicueta dengan Mane terjadi di menit pertama laga Chelsea vs Liverpool, Minggu (2/1/2022) malam WIB. Kala itu Mane yang hendak menyambut umpan lambung melompat dan sikutnya mengenai muka Azpilicueta.

Azpilicueta terkapar akibat dorongan sikut Mane tersebut. Polemik pun muncul terkait apakah seharusnya pelanggaran tersebut diganjar kartu merah atau cukup dengan kartu kuning.

Buat Azpilicueta dan Chelsea, kartu kuning dari wasit Anthony Taylor dirasa tak cukup. Bek The Blues tersebut menyoroti tajam respons wasit dan VAR terhadap insiden tersebut.

Menurutnya ada inkonsistensi dari para pengadil lapangan hijau terkait duel-duel berbahaya. Sejumlah kontak berbahaya lolos sementara kontak ringan dihukum lebih berat. Inkonsistensi ini juga jadi topik pembicaraan kala Arsenal kalah 1-2 dari Manchester City.

Arsenal dihukum penalti dalam laga itu usai Granit Xhaka dianggap mengganjal Bernardo Silva. Duel itu ditinjau ulang oleh VAR dan wasit, tapi sebagian menilai kontaknya terlalu ringan untuk dianggap sebagai pelanggaran.

"Saya bisa memahami kita mempromosikan duel-duel 50-50 di Premier League. Tapi terkadang kita melihat penalti-penalti konyol dan terkadang, kita melihat aksi-aksi yang benar-benar bahaya tapi tak ada tindakan," kata Azpilicueta kepada Sky Sports dikutip Metro.

"Kita melihat selama beberapa pekan, selama beberapa pertandingan, di mana wasit jadi lebih lunak dalam kartu merah. Lalu kemudian jadi sebaliknya, saya tak tahu apa yang terjadi. Tak ada konsistensi bahkan di laga yang sama atau sepanjang musim. Ini mengecewakan," imbuhnya.

(raw/krs)