Moyes: Manusia Tempatnya Salah, Maafkanlah Zouma

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Sabtu, 12 Feb 2022 10:30 WIB
LONDON, ENGLAND - FEBRUARY 08:  Kurt Zouma of West Ham United looks on as manager David Moyes speaks to the match officials during the Premier League match between West Ham United and Watford at London Stadium on February 8, 2022 in London, United Kingdom. (Photo by Marc Atkins/Getty Images)
David Moyes meminta publik memaafkan Kurt Zouma (Getty Images/Marc Atkins)
London -

Manajer West Ham United David Moyes memang tidak suka dengan tindakan Kurt Zouma yang menyiksa binatang. Tapi, bukan berarti Zouma tak termaafkan.

Zouma dihujat habis-habisan karena melakukan kekerasan kepada dua kucing peliharaannya. Video penyiksaan itu menjadi viral sehingga membuat Zouma disanksi gaji dua pekan oleh West Ham.

Tapi, gaji dua pekan saja tidak cukup karena Zouma juga diputus kontraknya oleh Adidas. Selain itu, desakan untuk mengadili Zouma itu datang dari aktivis pencinta hewan, karena merasa pemain Prancis itu sudah berlebihan.

Bahkan ada beberapa fans West Ham yang meminta Zouma untuk dibekukan sementara dari klub. Pelatih Prancis Didier Deschamps juga ikut mengkritik Zouma dan bisa saja mengancam peluangnya masuk skuat Les Bleus.

Di tengah sorotan serta cercaan kepada Zouma, Moyes tetap pasang badan untuk pemainnya tersebut. Menurut Moyes, apa yang Zouma lakukan memang salah dan tidak bisa diterima oleh akal sehat.

Namun, Zouma juga adalah manusia, tempatnya salah, sehingga tidak mungkin sesempurna yang diminta para penggemarnya. Maka dari itu, Moyes meminta publik untuk memaafkan Zouma.

Dia juga berjanji akan mengawasi perilaku Kurt Zouma agar hal seperti ini tidak terjadi lagi ke depannya.

"Kita semua pernah salah dalam hidup ini. Anak itu sangat menyesal kok. Dia sangat kesal dengan apa yang dilakukannya - dia melakukan sesuatu yang mengerikan," ujar David Moyes seperti dikutip Independent.

"Tapi, jika memang kesalahannya tidak dapat diampuni, maka... kita semua akan terus membuat kesalahan dalam hidup ini, karena kita memang tempatnya salah," sambungnya.

"Kita harus memberikan kesempatan kepada orang-orang. Dia sudah mengakui kesalahannya, itu adalah dosa besar. Jadi saya harap orang-orang akan melihatnya berbeda dan memaafkannya."

"Klub pun sudah berbuat semaksimal mungkin. Kami mengirimnya untuk mengikuti penyuluhan di RSPCA, seperti halnya saat orang menyetir dalam keadaan mabuk. kami ingin membantu mereka. Kami harap orang-orang itu lebih baik dan tidak mengulanginya lagi," tutup Moyes.

(mrp/adp)