Klopp: Kalau Liverpool Gagal Salip Man City...

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Selasa, 17 Mei 2022 23:00 WIB
Soccer Football - Premier League - Liverpool v Everton - Anfield, Liverpool, Britain - April 24, 2022  Liverpool manager Juergen Klopp celebrates after the match REUTERS/Phil Noble EDITORIAL USE ONLY. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or live services. Online in-match use limited to 75 images, no video emulation. No use in betting, games or single club /league/player publications.  Please contact your account representative for further details.
Liverpool menatap dua laga terakhir Premier League. (Foto: REUTERS/PHIL NOBLE)
Jakarta -

Liverpool menunggu nasibnya di dua laga tersisa musim ini. Berada di belakang Manchester City, sedekat apapun, tak semenyenangkan itu buat 'Si Merah'.

Liverpool menatap dua pertandingan sisa Premier League, yakni melawan Southampton, Rabu (18/5/2022) dini hari WIB nanti dan kontra Wolverhampton Wanderers pada akhir pekan. Kemenangan atas Soton akan membawa mereka kembali satu poin saja di belakang Man City, tapi kekalahan berarti persaingan gelar berakhir lebih dini.

Mengejar Manchester City praktis selama setengah musim, Liverpool mengakui persaingan memburu titel mendesak mereka untuk mengeluarkan kemampuan ekstra. Namun yang lebih bikin Liverpool merasa bangga adalah tiga final kompetisi lain yang berhasil digapai.

Dua di antaranya bahkan sudah dimenangi yakni Piala Liga Inggris dan Piala FA. Akhir bulan ini, final Liga Champions melawan Real Madrid sudah menunggu.

Manajer Liverpool Juergen Klopp menyebut, final-final itu menjadi pelipur lara terbaik jika pada akhirnya timnya gagal menyalip Manchester City di Premier League. Ia menaruh respek tinggi terhadap Man City, yang sudah memberikan perlawanan sedemikian hebatnya.

"Kami adalah tim yang berbeda dengan kemampuan yang sama dan saya tak yakin intens masih jadi kata yang tepat untuk menggambarkannya. Kami saling mendorong ke level yang sangat gila," ungkapnya dikutip Sky Sports.

"Dan perhatikan, kalau cuma ada di dekat mereka tanpa mencapai final apapun tidak akan sekeren itu kan, karena meski ketinggalan satu poin dari mereka ya kami tetap saja ketinggalan. Memang dekat banget, tapi tetap bukan posisi yang diinginkan."

"Tapi karena kami menjejak final-final, memenangi dua di antaranya dan punya satu lagi untuk dikejar, itu bikin musim ini sangat bisa dinikmati," imbuh pria Jerman tersebut.



Simak Video "Kata-kata Pertama Haaland Kala Berseragam Man City"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/adp)