Momen Abadi Rudiger di Chelsea: Medali Juara dan Tawa Kante di Toilet

Kris Fathoni W - Sepakbola
Sabtu, 21 Mei 2022 15:00 WIB
PORTO, PORTUGAL - MAY 29: Antonio Rüdiger of Chelsea poses with the Champions League Trophy following their teams victory in the UEFA Champions League Final between Manchester City and Chelsea FC at Estadio do Dragao on May 29, 2021 in Porto, Portugal. (Photo by Alexander Hassenstein - UEFA/UEFA via Getty Images)
Antonio Rüdiger dengan trofi Liga Champions saat Chelsea jadi juara. Foto: UEFA via Getty Images/Alexander Hassenstein - UEFA
Jakarta -

Antonio Rüdiger akan meninggalkan Chelsea saat kontraknya habis di akhir musim ini. Ia pun mengungkap sejumlah kenangan bersama the Blues, salah satunya ketika juara Liga Champions.

"Trofi-trofi yang pernah aku raih di sini sudah pasti menyenangkan," sebutnya dalam sebuah surat terbuka kepada fans, seperti dilansir SportBible.

Rüdiger bergabung dengan Chelsea pada tahun 2017. Pemain asal Jerman itu sebelumnya merumput di Italia bersama AS Roma.

Sejumlah gelar juara sudah diraihnya bersama si Biru. Salah satunya adalah titel Liga Champions 2020/2021. Saat itu Chelsea juara usai menang 1-0 atas Manchester City di Porto.

Saat bicara mengenai topik tali persahabatan yang istimewa di Chelsea, Antonio Rüdiger pun mengenang momen perayaan gelar juara Liga Champions tersebut.

"Dan jika ada satu momen yang menggambarkan itu semua, ada satu momen di toilet usai kami menjuarai final Liga Champions."

"Ketika kami balik ke ruang ganti, anak-anak sedang merayakan dengan sampanye. Dan kami, yang Muslim, masuk ke kamar mandi. Aku, N'Golo Kante, (Hakim) Ziyech, dan (Kurt) Zouma mengunci diri kami di toilet sambil memandangi medali juara. Lalu kami saling menatap, menggeleng-gelengkan kepala."

"Dan aku takkan pernah lupa ini; N'Golo Kante memperlihatkan sebuah senyuman paling lebar di wajahnya. 'Wow', katanya. 'Kita benar-benar juara'. Dan ia kemudian mulai tertawa-tawa."

"Ketika N'Golo Kante tertawa, anda bakal ikut merasakan kegembiraan yang tiada tara. Kami berempat pun mulai tertawa-tawa seperti bocah. Buatku, momen di kamar mandi itu abadi," tuturnya mengenang.

(krs/adp)