Nada Penyesalan Sir Alex Lihat Klopp Sukses di Liverpool

Yanu Arifin - Sepakbola
Rabu, 25 Mei 2022 12:00 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - SEPTEMBER 22: Sir Alex Ferguson of Manchester United watches from the directors box during the Carabao Cup Third Round match between Manchester United and West Ham United at Old Trafford on September 22, 2021 in Manchester, England. (Photo by Matthew Peters/Manchester United via Getty Images)
Sir Alex Ferguson (tengah) di tribune Stadion Old Trafford. (Foto: Matthew Peters/Manchester United via Getty Images)
London -

Sir Alex Ferguson, eks manajer Manchester United, membuat komentar bernada penyesalan soal Juergen Klopp, yang sukses di Liverpool. Apa itu?

Klopp baru saja dianugerahkan dua gelar manajer terbaik musim ini. Pertama dari Premier League, serta dari Asosiasi Manajer Liga Inggris.

Dari Asosiasi Manajer Liga Inggris, Klopp mendapat trofi Sir Alex Ferguson, yang dicomot dari nama manajer legendaris MU. Semasa melatih, Sir Alex membawa MU menguasai Premier League.

Catatannya, Sir Alex mempersembahkan 13 trofi juara Liga Inggris, dua gelar Liga Champions, serta sederet trofi lainnya. Nama besarnya maka diabadikan menjadi trofi bagi manajer terbaik.

Dan trofi itu kini diberikan kepada Klopp, yang sukses di Liverpool. Pria asal Jerman itu memang sukses membawa Si Merah bangkit di Liga Inggris.

Bersama Liverpool, Juergen Klopp sudah memberikan semua trofi, dari mulai gelar juara Liga Inggris, Liga Champions, Piala FA, Piala Liga Inggris, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub. Sukses itu rupanya membuat Alex Ferguson tampak menyesalinya.

Saat memberikan trofi bernama dirinya ke Klopp, Sir Alex berujar, "Ini adalah penderitaan. Penderitaan mutlak. Saya bilang ke dia 12 tahun lalu untuk pergi ke klub bersejarah. Saya seharusnya menyuruhnya ke Scunthrope United," kata Sir Alex, seperti dilansir Daily Mail.

Komentar Sir Alex dinilai menjadi nada penyesalan, karena Klopp justru memilih Liverpool, bukan Manchester United, sebagai klub bersejarah yang dimaksud. Sebab setelah ditinggal Sir Alex pada 2013, Setan Merah juga tak lagi bisa menjadi juara di Inggris.

MU, setelah era Ferguson, banyak gonta-ganti pelatih. Dari mulai David Moyes, Louis van Gaal, Jose Mourinho, Ole Gunnar Solskjaer, dan terakhir Ralf Rangnick. Musim depan, MU kembali menunjuk manajer baru, yakni Erik ten Hag.

Capaian terbaik MU sejak ditinggal Sir Alex cuma bisa memenangkan trofi Liga Europa, Piala FA, Piala Liga Inggris, dan Community Shield. Trofi terakhir yang diraih juga terjadi pada 2017, artinya sudah lima tahun lalu.

Musim ini, Manchester United sendiri gagal di semua ajang, dengan finis di luar empat besar Liga Inggris, dan tersingkir dari Liga Champions, Piala FA, dan Piala Liga Inggris. Capaian berbeda diraih Liverpool, bersama Klopp, yang bisa memenangkan dua titel dari Piala Liga Inggris serta Piala FA, dan masih berpeluang menambahnya dari Liga Champions.

Liverpool sendiri sudah menjejak final Liga Champions. Mohamed Salah dkk akan menghadapi Real Madrid di Stade de France, Paris, Minggu (29/5) dini hari WIB.

(yna/mrp)