Studi: Premier League Paling Banyak Cedera Musim Lalu

ADVERTISEMENT

Studi: Premier League Paling Banyak Cedera Musim Lalu

Bayu Baskoro - Sepakbola
Kamis, 29 Sep 2022 13:25 WIB
Soccer Football - Premier League - West Ham United v Burnley - London Stadium, London, Britain - April 17, 2022 Burnleys Ashley Westwood sustains an injury Action Images via Reuters/Tony Obrien EDITORIAL USE ONLY. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or live services. Online in-match use limited to 75 images, no video emulation. No use in betting, games or single club /league/player publications.  Please contact your account representative for further details.
Premier League paling banyak dihantam cedera musim lalu. (Foto: Action Images via Reuters/TONY OBRIEN)
London -

Premier League menjadi liga paling tekor di Eropa akibat cedera pemain. Hal itu terungkap dalam studi terbaru.

Perusahaan broker asuransi Howden merilis studi terkait cedera pemain musim lalu. Ada 4.810 kasus cedera di lima liga top Eropa, meningkat 20 persen dari musim sebelumnya.

Biaya cedera sepanjang musim 2021/2022 juga mengalami peningkatan. Total dana yang dikeluarkan untuk perawatan pemain mencapai 513,2 juta paun, naik 29 persen ketimbang musim 2020/2021.

Premier League menjadi yang paling banyak dihantam cedera dengan 1.231 kasus. Total kerugian mencapai 184,6 juta paun sepanjang musim 2021/2022.

Chelsea menempati posisi pertama klub Premier League yang paling banyak dihantam cedera. Ada 97 kasus cedera yang dialami pemain-pemain The Blues.

Chelsea's Mateo Kovacic is treated for an injury during the English Premier League soccer match between Leeds United and Chelsea at Elland Road in Leeds, England, Wednesday May 11, 2022. (AP Photo/Jon Super)Chelsea dihantam 97 kasus cedera di musim 2021/2022. (Foto: Jon Super/AP)

Manchester United berada di belakang Chelsea dengan 81 kasus cedera. Liverpool di urutan ketiga (80), disusul Manchester City (67) - dengan rata-rata tiga pemain absen per pertandingan.

LaLiga menempati posisi kedua liga Eropa dengan kerugian terbesar akibat cedera. Klub-klub papan atas Spanyol merugi 109,3 juta paun, dengan Real Madrid mencatatkan kasus terbanyak (114 cedera).

Raksasa Prancis, Paris Saint-Germain, menjadi klub dengan biaya cedera tertinggi di Eropa. Les Parisiens membayar 34,2 juta paun untuk para pemainnya yang dihantam masalah kesehatan, disusul Real Madrid (33,9 juta paun).

Kepala olahraga Howden, James Burrows, menyebut klub-klub Eropa tidak bisa menghiraukan masalah cedera pemain. Menurutnya, rotasi skuad amat diperlukan dengan mempromosikan pemain-pemain muda.

"Cara mengatasi risiko melibatkan lebih banyak rotasi anggota skuad bermain, serta mencari penyesuaian jumlah dan frekuensi permainan yang dibutuhkan pemain untuk dimainkan," kata Burrows, dilansir dari The Independent.

"Kami juga melihat peningkatan fokus pada penggunaan pemain yang lebih muda, mengingat mereka biasanya lebih tahan terhadap cedera dan cenderung pulih lebih cepat," tuturnya.

(bay/cas)

ADVERTISEMENT