sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 17 Nov 2020 17:45 WIB

Milan yang Sekarang Bisa Sesukses Era Arrigo Sacchi

Adhi Prasetya - detikSport
MILAN, ITALY - OCTOBER 29:  Rafael Leao (C) of AC Milan celebrates his goal with his team-mates Diogo Dalot (R) and Brahim Diaz during the UEFA Europa League Group H stage match between AC Milan and AC Sparta Praha at San Siro Stadium on October 29, 2020 in Milan, Italy. (Photo by Emilio Andreoli/Getty Images) Milan kini dipenuhi banyak bintang muda bertalenta. Foto: Getty Images/Emilio Andreoli
Jakarta -

AC Milan belum terkalahkan di Liga Italia dan tengah berstatus sebagai capolista. Legenda Rossoneri Franco Baresi melihat tim asuhan Stefano Pioli itu mirip dengan Milan era Arrigo Sacchi.

Hingga giornata ke-7 Serie A 2020/21, Milan masih berada di puncak dengan 17 poin, hasil dari 5 kemenangan dan dua kali imbang. Jika melihat lebih jauh lagi, Milan bahkan sudah tak kalah di Serie A sejak Maret lalu, sebelum pandemi COVID-19 memaksa Liga Italia rehat sejenak.

Meski perjalanan musim ini masih panjang, namun nada-nada optimisme terhadap Milan untuk meraih scudetto mulai muncul. Terlebih sudah bertahun-tahun lamanya mereka tak merasakan persaingan di papan atas Liga Italia.

"Milan sedang memetik buah dari kerja keras dan dedikasi selama beberapa tahun terakhir. Usai lockdwon, suasana di dalam tim menjadi lebih nge-klik," ujar Baresi kepada Sky Sport Italia.

"Yang sebelumnya bukanlah Milan yang sesungguhnya, tetapi mereka sudah menunjukkan kualitas yang mereka punya, sekarang ada kesadaran di dalam tim, bahwa mereka bisa bersaing dengan siapapun."

"Pioli begitu bagus dalam mengangkat moral dan melibatkan tim. Semua pemain merasa nyaman dan mampu mengekspresikan diri masing-masing dan tampil dalam performa terbaik," tambah pria yang kini menjadi wakil presiden kehormatan Milan itu.

Kecerdasan taktik Pioli membuat skuad Milan, yang dianggap seadanya, menjadi sulit dikalahkan. Baresi pun percaya di tangan pelatih berkepala plontos itu, Milan bisa kembali berjaya.

"Milan yang sekarang harus selalu berpikir besar, mereka harus berani. Mereka tahu kalau mereka bisa menandingi tim manapun. Di awal musim ini ada kontinuitas dalam tim, itu memberimu rasa percaya diri," sambung Baresi.

"Semuanya tergantung pada diri kami sendiri, dengan segala respek untuk semua tim. Ingatlah Milan saat pertama dilatih Sacchi. Tak ada yang berpikir kami bisa jadi juara. Dengan dedikasi dan kepercayaan, kamu pun bisa melakukan hal yang kamu sendiri tak duga-duga," jelas pemilik enam gelar Serie A itu.

Di era Sacchi (1987-1991), Milan dikenal sebagai dream team, di mana mereka berhasil meraih satu gelar scudetto dan dua Piala Champions beruntun (1989, 1990).

(adp/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com