sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 24 Nov 2020 05:00 WIB

AC Milan + Zlatan Ibrahimovic = Scudetto?

Adhi Prasetya - detikSport
NAPLES, ITALY - NOVEMBER 22: Zlatan Ibrahimovic of A.C. Milan celebrates after scoring their teams second goal during the Serie A match between SSC Napoli and AC Milan at Stadio San Paolo on November 22, 2020 in Naples, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Francesco Pecoraro/Getty Images) Ibrahimovic terus membantu Milan meraih kemenangan. Foto: Getty Images/Francesco Pecoraro
Jakarta -

Zlatan Ibrahimovic terus menunjukkan magisnya saat tampil bersama AC Milan. Bisakah ia membantu mengantarkan Rossoneri kembali ke tahta juara Liga Italia?

Sejak pulang ke San Siro pada Januari lalu, peran Ibrahimovic di dalam skuad Milan begitu terasa krusial. Ia seolah menghadirkan lagi apa yang sudah lama hilang di dalam tubuh Rossoneri, yakni mental juara.

Memang, Milan yang sekarang bukanlah Milan yang ia tinggalkan 7,5 tahun lalu. Begitu banyak yang berubah. Tak hanya kepemilikan, namun juga komposisi skuad.

Tak ada lagi perekrutan bintang-bintang kelas atas layaknya era Silvio Berlusconi. Milan sudah tak mampu melakukannya. Gantinya, mereka berinvestasi dengan banyak pemain muda, seperti Franck Kessie, Theo Hernandez, hingga Sandro Tonali.

DUBAI, UNITED ARAB EMIRATES - DECEMBER 31:  Filippo Inzaghi; Zlatan Ibrahimovic, Stephan El Shaarawy; Pato and Robinho of AC Milan during training session at Al Rashid Stadium on December 31, 2011 in Dubai, United Arab Emirates.  (Photo by Claudio Villa/Getty Images)Ibrahimovic (kedua dari kiri) pada periode pertamanya di Milan, yang banyak diisi pemain bintang. Foto: Getty Images/Claudio Villa

Skuad Milan saat ini pun menjadi yang termuda di Serie A, dengan rataan umur 24,8 tahun, merujuk data Statista. Bermain bersama junior-junior yang usianya terpaut belasan tahun jelas bukan hal mudah bagi Ibrahimovic.

Mereka hadir di saat Milan bukan lagi tim papan atas Serie A, dan hanya tahu kehebatan Milan dari sejarah. Nah, tugas Ibrahimovic menyadarkan mereka apa artinya mengenakan seragam AC Milan. Seorang pelaku sejarah tentu lebih didengar.

Cerita soal Ibrahimovic 'menggembleng' para pemain Milan sudah banyak diberitakan. Salah satunya Brahim Diaz, yang mengaku pernah diajak latihan tambahan oleh Ibrahimovic untuk menguatkan otot perutnya.

Pemain asal Swedia itu ingin rekan setimnya terus meningkatkan kualitas diri, serta yakin bahwa mereka pun bisa bersaing dengan Juventus yang sudah merajai Serie A selama sembilan tahun, atau Inter Milan yang mulai bangkit di tangan Antonio Conte.

(Halaman Selanjutnya: Zlatan's Effect)

Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com