Sebelum Gabung Madrid, Ancelotti Tolak Inter karena Milan

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Sabtu, 05 Jun 2021 06:35 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - MAY 19: Carlo Ancelotti, Manager of Everton reacts following the Premier League match between Everton and Wolverhampton Wanderers at Goodison Park on May 19, 2021 in Liverpool, England. A limited number of fans will be allowed into Premier League stadiums as Coronavirus restrictions begin to ease in the UK. (Photo by Jan Kruger/Getty Images)
Sebelum Gabung Madrid, Ancelotti Tolak Inter karena Milan. (Foto: Getty Images/Jan Kruger)
Jakarta -

Carlo Ancelotti resmi akan melatih Real Madrid lagi di musim depan. Namun, sebelum menentukan pilihan itu Ancelotti sempat menolak pendekatan dari Inter Milan.

Italiano berusia 61 tahun itu digaet Los Blancos dari Everton untuk menggantikan Zinedine Zidane, yang memutuskan mundur. Ancelotti sepakat dikontrak selama tiga tahun atau sampai 2024.

Itu akan menjadi era kedua Ancelotti menangani Madrid. Sebelumnya, Ancelotti pernah menjalani dua musim yang sukses di antara 2013-2015 dengan mempersembahkan empat trofi termasuk Copa del Rey dan Liga Champions.

Akan tetapi, Carlo Ancelotti rupanya memiliki opsi untuk kembali ke Italia. Media top Spanyol, AS, melaporkan bahwa Ancelotti sesungguhnya menjadi target Inter Milan untuk menggantikan Antonio Conte.

Minat Nerrazzurri hanya bertepuk sebelah tangan. Ancelotti mesti menolak tawaran tersebut karena tidak bisa 'mengkhianati' AC Milan, rival sekota Inter. Rossoneri sendiri merupakan tim yang pernah dibela Ancelotti baik sebagai pelatih maupun pemain.

"Jika saya menjadi seperti sekarang ini, saya berutang kepada fans Milan. Saya tidak bisa mengkhianati mereka," respons yang diduga dikatakan Ancelotti kepada Inter Milan.

Saat masih aktif bermain, Ancelotti menghabiskan lima musim bersama Milan di antara 1987-1992 dan memenangi dua Scudetto dan dua European Cup (format lama Liga Champions).

Carlo Ancelotti kemudian kembali ke San Siro sebagai pelatih pada 2001. Selama delapan musim, Ancelotti memimpin AC Milan menjuara Serie A, Coppa Italia, dan dua kali Liga Champions.



Simak Video "Mbappe Bahagia di PSG, Kounde Dilirik MU"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/adp)