ADVERTISEMENT

Baru 6 Menit Debut di Serie A, Kiper Lazio Ini Langsung Diusir Wasit!

Adhi Prasetya - Sepakbola
Selasa, 16 Agu 2022 01:00 WIB
ROME, ITALY - AUGUST 14:  Luis Manuel Arantes Maximiano of SS Lazio reacts after receiving the red card the Serie A match between SS Lazio and Bologna FC at Stadio Olimpico on August 14, 2022 in Rome, Italy.  (Photo by Paolo Bruno/Getty Images)
Ekspresi Luis Maximiano usai mendapat kartu merah. Foto: Getty Images/Paolo Bruno
Jakarta -

Apes betul nasib Luis Maximiano. Baru enam menit merasakan atmosfer Serie A, ia langsung diusir wasit karena pelanggaran konyol yang ia buat.

Maximiano, 23 tahun, baru sekitar sebulan lalu direkrut Lazio dari Granada. Kiper asal Portugal itu kemudian didapuk pelatih Maurizio Sarri sebagai pilihan utama di pekan pertama Liga Italia musim ini menghadapi Bologna, Minggu (14/5/2022).

Namun bukannya mencatat debut gemilang, Maximiano malah membuat blunder yang merugikan timnya. Hal itu terjadi saat timnya sedang diserang Bologna.

Berawal dari sebuah umpan terobosan yang diarahkan kepada Marko Arnautovic, Maximiano yang lebih dekat dengan bola berupaya menangkapnya. Namun di sinilah letak konyolnya. Ia menangkap bola di luar kotak penalti!

Posisinya memang tak terlalu mencolok, karena tak jauh dari garis tepi kotak penalti. Oleh sebab itu wasit Luca Massimi yang memimpin laga sampai harus mengecek tayangan ulang dari Video Assistant Referee (VAR). Benar saja, bola ditangkap di luar area yang seharusnya.

Maximiano langsung diganjar kartu merah akibat hal ini karena dinilai melakukannya dengan sengaja. Lazio harus bermain dengan 10 orang nyaris sepanjang laga. Awalnya, kondisi itu amat berat. Mereka kebobolan lebih dulu lewat penalti Arnautovic di menit ke-38.

Namun dua kartu kuning yang diterima Adama Soumaoro di babak pertama membuat siatusi kembali imbang di babak kedua. Dengan kondisi 10 vs 10, Lazio bangkit dan menang 2-1 lewat gol bunuh diri Lorenzo De Silvestri di menit ke-68 serta sepakan Ciro Immobile di menit ke-79.

Maximiano pun bisa tersenyum di akhir laga. 'Dosanya' tidak besar-besar amat.

"Kami seperti dikutuk di awal laga, melihat semua insiden yang merugikan kami, tapi kami tetap fokus dan mampu membalikkan keadaan. Itu sama sekali tak mudah dengan suhu 32-33 derajat di pekan pertama musim ini. Kami juga bermain 10 orang sepanjang laga, termasuk di injury time," ujar Sarri.

"Saat turun minum, saya senang melihat semua orang yakin kami bisa membalikkan situasi," jelasnya kepada Sky Sport Italia.

(adp/bay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT