Jadi Orang Kepercayaan, Matic pun Masih Kerap Kesulitan sama Mourinho

ADVERTISEMENT

Jadi Orang Kepercayaan, Matic pun Masih Kerap Kesulitan sama Mourinho

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Senin, 26 Sep 2022 01:00 WIB
ALBUFEIRA, PORTUGAL - JULY 15: AS Roma coach Josè Mourinho and Nemanja Matic during a training session at Estadio Municipal de Albufeira on July 15, 2022 in Albufeira, Portugal. (Photo by Fabio Rossi/AS Roma via Getty Images)
Nemanja Matic dan Jose Mourinho, bersama di 3 klub berbeda. (Foto: AS Roma via Getty Images/Fabio Rossi)
Jakarta -

Nemanja Matic dipercaya Jose Mourinho hingga bekerja sama di tiga klub berbeda. Tapi sebagai 'tangan kanan' pun ia masih kerap kesulitan hadapi sang bos.

Matic bergabung dengan AS Roma musim panas kemarin, mempertemukannya lagi dengan Jose Mourinho. Keduanya sebelumnya sudah bekerja sama di Chelsea dan Manchester United.

Demi gabung Roma, Matic meminta sisa setahun dalam kontraknya di MU dibatalkan. Ia kini sudah selalu tampil di seluruh sembilan pertandingan Giallorossi musim ini, menunjukkan betapa ia masih jadi orang kepercayaan Mourinho.

Gelandang asal Serbia itu mengakui punya hubungan yang amat bagus dengan Mourinho. Tapi ia memastikan tak pernah mendapatkan keistimewaan apapun, juga masih kena masalah kalau tim sedang dalam laju buruk.

"Semua orang sepakat dia salah satu manajer terbaik di sejarah sepakbola. Hubungan personal saya dengannya itu bagus, tapi kalau ditanya kenapa, saya enggak tahu juga," ujar Matic kepada The Times dikutip Football Italia.

"Saya enggak pernah minta dispesialkan oleh dia dan dia bisa jadi sosok yang sangat keras dalam bekerja sama kalau Anda enggak dapat hasil-hasil bagus, karena dia selalu ingin menang."

"Dia sangat menekan dirinya sendiri, para pemain, dan para staf. Kalau Anda tak menang, Anda dalam masalah besar," imbuh pemain 34 tahun tersebut.

Bermain di Italia yang punya tempo lebih pelan dari Inggris menguntungkan Matic yang tak lagi muda. Secara keseluruhan, kepindahan ke Italia terasa amat tepat untuknya.

"Saya sebelumnya memperkirakan situasi yang lebih mudah, tapi saya masih harus banyak berlari. Saya memainkan hampir setiap pertandingan di sini dan merasa kuat," sambungnya.

"Saya merasa percaya diri. Ini kota yang indah, saya senang di klub, anak-anak saya juga sudah betah. Saya harus jujur, ini sempurna," pungkas Matic.

(raw/krs)

ADVERTISEMENT