Performa Babak Kedua Barca Bikin Nasib Koeman Kian Tanda Tanya

Kris Fathoni W - Sepakbola
Rabu, 12 Mei 2021 16:00 WIB
BARCELONA, SPAIN - DECEMBER 08: Head coach Ronald Koeman of FC Barcelona during the UEFA Champions League Group G stage match between FC Barcelona and Juventus at Camp Nou on December 08, 2020 in Barcelona, Spain. Sporting stadiums around Spain remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by David Ramos/Getty Images)
Performa Babak Kedua Barca Bikin Nasib Koeman Kian Tanda Tanya. Foto: Getty Images/David Ramos
Jakarta -

Barcelona tersandung dalam persaingan gelar juara LaLiga. Itu terjadi saat melawan Levante, secara khusus lewat performa buruk di babak kedua.

Akibat performa buruk itu pula Ronald Koeman, pelatih El Barca, tahu persis masa depan dirinya di klub Catalan tersebut bakal jadi makin dispekulasikan dan diselimuti tanda tanya.

"Pelatih selalu dipertanyakan," kata Koeman usai pertandingan seperti dilansir Marca. "Tapi saya paham bahwa setelah babak kedua di laga tersebut, akan ada pertanyaan-pertanyaan (tambahan)."

Los Cules, yang butuh kemenangan demi memperbesar asa juara LaLiga, unggul 2-0 lewat Lionel Messi dan Medri di paruh pertama laga lawan Levante. Tapi di babak kedua kecolongan lewat sepasang gol Levante yang lahir dalam rentang kurang dari tiga menit.

Ousmane Dembele setelah itu mampu membuat Barcelona memimpin lagi, walaupun keunggulan itu pun sekali lagi tak kuasa dipertahankan karena Levante mampu membuat skor akhir 3-3 saat laga tersisa delapan menit.

"Kami kecewa dan kami tak habis pikir dengan apa yang sudah terjadi. Kini kami mesti terus melangkah maju dan bersiap untuk musim depan," ujar Ronald Koeman.

"Sebagai pelatih, Anda harus selalu bertanggung jawab. Saat half time, kami bicara mengenai peningkatan secara defensif tanpa menurunkan intensitas. Dalam keunggulan 2-0, kami saat itu penuh harap. Kami tak pernah menduga akan ada hasil seri."

"Pertandingan berlangsung 90 menit dan kami kepayahan di babak kedua. Mereka merepotkan kami dan kami juga tidak bertahan dengan baik. Itu sangat mengecewakan. Mustahil untuk memahami apa yang terjadi. Sulit menjelaskannya," tuturnya.

Masa depan Ronald Koeman di Barca, sekalipun baru mulai menangani klub Catalan itu bulan Agustus lalu, memang sudah santer dispekulasikan.

Sebelum laga melawan Levante, ESPN yang merujuk sumber-sumbernya bahkan telah mengklaim bahwa posisi Koeman tetap tidak aman sekalipun Barcelona bisa menjuarai LaLiga musim ini -- setelah di bulan April menjuarai Copa del Rey.

(krs/raw)