sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 08 Mar 2018 02:58 WIB

Draxler Sindir Emery: 400 Juta Euro Hanya untuk Tersingkir di 16 Besar Lagi

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Foto: Gonzalo Fuentes/Reuters Foto: Gonzalo Fuentes/Reuters
Paris - Gelandang Paris Saint-Germain Julian Draxler tak menahan diri untuk melempar kritik ke pelatihnya, Unai Emery. Dia menyebut belanja besar PSG jadi terasa percuma.

PSG tersingkir di babak 16 besar Liga Champions usai kalah agregat 2-5 dari Real Madrid. Setelah takluk 1-3 pada leg pertama di Santiago Bernabeu, Les Parisien gagal bangkit di kandang sendiri dan kalah 1-2.


Hasil ini tak lebih baik dari musim lalu, di mana mereka juga terdepak di babak 16 besar oleh Barcelona. Sejauh ini, catatan terbaik PSG di Liga Champions adalah perempatfinal yang diraih empat musim beruntun dari 2012/2013 hingga 2015/2016.

Kegagalan menembus babak 16 besar menjadi ironis karena PSG telah berbelanja besar di bursa transfer. Musim ini, mereka memecahkan rekor dunia untuk membeli Neymar seharga 222 juta euro.

Mereka juga meminjam Kylian Mbappe dengan biaya untuk mempermanenkan sebesar 180 juta euro. Klausul itu sudah terpenuhi, yang artinya PSG mengeluarkan hingga 402 juta euro untuk dua pemain ini saja.


Draxler menyebut secara permainan timnya layak tersingkir. Dia turut membawa-bawa biaya transfer yang dikeluarkan klub untuk menyerang sang pelatih.

"Kami pantas untuk tersingkir, kami tidak cukup bagus. Kami menghabiskan 400 juta euro dan sempat diberi tahu bahwa segalanya akan berubah, kami akan memenangi titel-titel ini," katanya kepada Diario Sport.

"Tapi sekali lagi, kami kalah di tahap ini lagi. Kalau Anda kalah 1-3 di leg pertama, Anda harus menekan mereka terutama di kandang dan dengan fans kami, bukan cuma memutar-mutar bola. Karena itu takkan berhasil," imbuhnya seperti dilansir Football Espana.

(raw/mfi)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed