Man City Mau Juara Liga Champions? 2 Tim Ini Ancamannya

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Kamis, 25 Feb 2021 18:20 WIB
BUDAPEST, HUNGARY - FEBRUARY 24: Raheem Sterling of Manchester City battles for possession with Nico Elvedi of Borussia Monchengladbach during the UEFA Champions League Round of 16 match between Borussia Moenchengladbach and Manchester City at Puskas Arena on February 24, 2021 in Budapest, Hungary. Sporting stadiums around Europe remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Laszlo Szirtesi/Getty Images)
Manchester City menang 2-0 atas Borussia Moenchengladbach dan selangkah lebih dekat ke perempatfinal Liga Champions.(Foto: Getty Images/Laszlo Szirtesi)
Jakarta -

Manchester City melanjutkan laju impresifnya dengan mengalahkan Borussia Moenchengladbach. Skuad besutan Pep Guardiola itu dijagokan memenangi Liga Champions.

Manchester City menjejakkan satu kakinya di perempatfinal Liga Champions, usai mengatasi Borussia Moenchengladbach 2-0 di Puskas Arena, Kamis (25/2/2021) dini hari WIB. Dua gol tersebut didapatkan dari Bernardo Silva dan Gabriel Jesus.

Itu merupakan kemenangan ke-19 beruntun buat Man City, yang juga sudah tak terkalahkan di 26 pertandingan terakhir. Dengan performa mengesankan itu, Sergio Aguero dkk bukan cuma dijagokan juara Liga Inggris melainkan turut difavoritkan memenangi Liga Champions.

Apalagi jika melihat dua raksasa Spanyol, Real Madrid dan Barcelona, yang kini dalam tren menurun. Ancaman terbesar untuk Manchester City saat ini diyakini adalah Bayern Munich dan Paris Saint-Germain.

"Saya rasa Bayern punya pengalaman dan kualitas untuk juara. Tapi rasanya Paris Saint-Germain juga demikian," ungkap mantan bek Manchester United Rio Ferdinand dilansir Metro.

Baik Bayern Munich dan Paris Saint-Germain punya komposisi skuad yang mumpuni untuk mengalahkan Bayern. Selain itu secara taktik, keduanya punya gelandang-gelandang cepat untuk mengekspoitasi celah yang ditinggalkan bek-bek sayap Manchester City.

"Bertanya-tanya, secara taktik, apakah Anda akan tetap di belakang atau terus menekan ke depan dalam permainan adu serangan?" sambung Rio Ferdinand.

"Kalau Anda menghadapi tim seperti Mbappe dan Neymar dalam adu serangan, maka Anda melakukan perjudian. Akan menarik sih, akan menyenangkan untuk dilihat jika bisa mendapatkan pertandingan macam itu," tandasnya.

(raw/krs)