Tersingkir dari Liga Champions, Liverpool Tak Mau Banyak Alasan

Afif Farhan - Sepakbola
Kamis, 15 Apr 2021 15:00 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - APRIL 14: Mohamed Salah of Liverpool looks dejected following the UEFA Champions League Quarter Final Second Leg match between Liverpool FC and Real Madrid at Anfield on April 14, 2021 in Liverpool, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Michael Regan/Getty Images)
Tersingkir dari Liga Champions, Liverpool Tak Mau Banyak Alasan (Getty Images/Michael Regan)
Liverpool -

Liverpool dikandaskan Real Madrid di Liga Champions. James Milner, pemain The Reds, tidak mau mencari-cari alasan atas kekalahan itu.

Real Madrid lolos ke semifinal Liga Champions 2020/2021. Menyusul hasil seri 0-0 yang didapat dari lawatannya ke markas Liverpool pada leg kedua perempatfinal Liga Champions di Anfield, Kamis (15/4/2021) dinihari WIB.

Liverpool sesungguhnya bermain agresif dengan menghasilkan sejumlah peluang. Sayangnya, penyelesaian akhir Liverpool kurang sip ditambah kiper Madrid Thibaut Courtois tampil cemerlang.

Maka, Los Blancos menyingkirkan The Reds dengan keunggulan agregat 3-1. Real Madrid selanjutnya kembali menghadapi wakil asal Inggris, Chelsea.

LIVERPOOL, ENGLAND - APRIL 14: Mohamed Salah of Liverpool shoots during the UEFA Champions League Quarter Final Second Leg match between Liverpool FC and Real Madrid at Anfield on April 14, 2021 in Liverpool, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Michael Regan/Getty Images)Liverpool vs Madrid berakhir 0-0 (Getty Images/Michael Regan)

Kapten Liverpool, James Milner menyebut punggawa The Reds sudah berusaha semaksimal mungkin. Apa daya, akhirnya harus tersingkir juga.

"Penampilan, intensitas, hasrat kami bagus. Tapi, kami tidak bisa memaksimalkan peluang yang tercipta," ungkap pemain berusia 35 tahun itu kepada BT Sport.

"Sisi positifnya adalah kami menciptakan banyak peluang dan reaksi yang kami tunjukkan. Kami sudah jelas tim yang lebih baik. Kami melakukan usaha yang cukup untuk memenangi pertandingan. Kami ingin bermain dan menetapkan temponya," lanjutnya.

Apakah tidak adanya fans di Stadion Anfield mempengaruhi kegaharan Liverpool?

"Kami tahu apa yang bisa dibawa para fans pada malam seperti ini, tetapi saya tidak akan mengatakan ketidakhadiran mereka adalah faktor kekalahan kami," tegas Milner.

"Kami sudah melakukan segalanya, hanya saja memang tidak cukup," tutupnya.

Liverpool dipastikan nihil gelar musim ini. Pasukan Juergen Klopp cuma tinggal fokus untuk menembus empat besar, demi lolos lagi ke Liga Champions musim depan.

(aff/mrp)