Presiden UEFA Ejek Bos Juventus, Presiden Real Madrid: Gila Banget!

Randy Prasatya - Sepakbola
Selasa, 20 Apr 2021 10:23 WIB
MADRID, SPAIN - JANUARY 04:  Real Madrid CF president Florentino Perez gives a speech as he comunicates the dismissal of Rafael benitez and announces Zinedine Zidane as new Real Madrid head coach at Santiago Bernabeu Stadium on January 4, 2016 in Madrid, Spain.  (Photo by Gonzalo Arroyo Moreno/Getty Images)
Florentino Perez menyerang balik Presiden UEFA yang menghina Andrea Agnelli. (Foto: Getty Images/Gonzalo Arroyo Moreno)
Jakarta -

Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, menuduh Andrea Agnelli selaku Presiden Juventus sebagai pembohong. Bos Real Madrid Florentino Perez angkat suara.

Ada 12 klub top Eropa yang berstatus pendiri European Super League. Juventus adalah salah satunya dan kini menunggu tiga klub lagi untuk melengkapi status pendiri menjadi 15.

European Super League nantinya diikuti oleh 20 klub. Lima lainnya yang di luar status pendiri bakal di ambil lewat jalur kualifikasi atau berdasarkan performa.

Deklarasi European Super League ini kemudian ditentang oleh UEFA, selaku badan administrasi sepakbola Eropa, sekaligus penyelenggara Liga Champions. Ceferin bahkan merasa sudah digocek oleh Agnelli, yang sebelumnya merupakan Presiden Asosiasi Klub Eropa (ECA), yang turut menaungi seluruh 12 pendiri European Super League.

FILE - In this Monday, Dec. 17, 2018 filer, UEFA president Aleksander Ceferin, center, and the Chairman of the European Club Association, ECA, Italy's Andrea Agnelli, right, attend the drawing of the matches for the Champions League 2018/19 Round of 16, at the UEFA headquarters in Nyon, Switzerland. The 12 European clubs planning to start a breakaway Super League have told the leaders of FIFA and UEFA that they have begun legal action aimed at fending off threats to block the competition. A letter has been sent by the group of English, Spanish and Italian clubs to FIFA President Gianni Infantino and UEFA counterpart Aleksander Ceferin saying the Super League has already been underwritten by a grant of $5.5 billion from a financial institution. (Salvatore Di Nolfi/Keystone via AP)Aleksander Ceferin (tengah) saat berdampingan dengan Andrea Agnelli pada Desember 2018. (Foto: AP/Salvatore Di Nolfi)

"Dia mungkin salah satu kekecewaan terbesarnya, atau mungkin kekecewaan terbesar dari ini semua. Saya tidak mau membawa ini jadi terlalu personal," ungkap Ceferin dikutip BBC.

"Tapi faktanya adalah saya belum pernah bertemu seseorang yang berbohong sedemikian banyaknya, begitu gigih, sampai-sampai yang dia lakukan itu benar-benar luar biasa."

"Saya bicara dengannya pada Sabtu sore lalu. Dia bilang 'Ini semua cuma rumor. Jangan khawatir, tidak ada apa-apa.' Lalu dia bilang 'Saya akan menelepon kembali dalam satu jam.' Lalu dia mematikan telepon," imbuhnya.

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, tak senang dengan ucapan Ceferin itu. Dia menilai bahwa tak etis mengumpat kepada Agnelli.

"Presiden Ceferin menghina Agnelli hari ini, itu keterlaluan. Gila banget membicarakan presiden klub dunia seperti Juventus. Ini sesuatu yang tidak bisa diterima, UEFA harus berubah, kami tidak ingin presiden yang menghina presiden lain," kata Perez seperti dikutip dari Football Italia.

Selain Juventus ada Inter Milan dan AC Milan dari Liga Italia yang menjadi pendiri European Super League. Di Liga Spanyol turut bergabung Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid.

Liga Inggris memiliki pasukan yang lebih banyak, yakni Manchester City, Manchester United, Liverpool, Chelsea, Tottenham Hotspur, dan Arsenal.

Simak video 'Liga Super Eropa: Didukung 12 Klub Top, Ditolak FIFA':

[Gambas:Video 20detik]



(ran/krs)