PSG-Bayern Tolak European Super League? Bos Madrid: Diundang Juga Belum

Randy Prasatya - Sepakbola
Selasa, 20 Apr 2021 18:00 WIB
PARIS, FRANCE - APRIL 13: Neymar of Paris Saint-Germain battles for possession with Joshua Kimmich of FC Bayern Muenchen during the UEFA Champions League Quarter Final Second Leg match between Paris Saint-Germain and FC Bayern Munich at Parc des Princes on April 13, 2021 in Paris, France. Sporting stadiums around France remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Matthias Hangst/Getty Images)
Paris Saint-Germain dan Bayern Munich belum diundang European Super League. (Foto: Matthias Hangst/Getty Images)
Jakarta -

Paris Saint-Germain dan Bayern Munich dikabarkan menolak ikut European Super League. Presiden Real Madrid, Florentino Perez, menegaskan dua klub itu belum diundang.

Sebanyak 12 klub top Eropa resmi membentuk kompetisi baru bernama European Super League atau Liga Super Eropa. Ajang ini diyakini cikal bakal untuk melepaskan diri dari Liga Champions bentukan UEFA.

Ada enam klub dari Premier League yang sudah mantap ke European Super League, yakni Manchester City, Manchester United, Chelsea, Liverpool, Tottenham Hotspur, dan Arsenal.

Dari Serie A Liga Italia ada Juventus, Inter Milan, dan AC Milan. Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid datang sebagai peserta dari LaLiga Spanyol.

European Super League kini menunggu kedatangan tiga klub lagi sebagai status pendiri untuk melengkapi kuota 15. Paris Saint-German dari Liga Prancis diharapkan bergabung serta Bayern Munich dan Borussia Dortmund dari Bundesliga.

Nah, tiga klub tersebut dilaporkan sudah menolak untuk ikut serta di European Super League. Di sisi lain, Perez yang juga bertindak sebagai presiden European Super League menegaskan belum ada undangan ke mereka.

"PSG tidak diundang, sampai hari ini. Kami bahkan belum berbicara dengan klub Jerman. Kami sekarang 12 klub, kami ingin menjadi 15 klub. Jika PSG dan Bayern Munich menolak, Liga Super tidak akan dibatalkan," kata Perez seperti dikutip dari Football Italia.

"Apa yang kami inginkan, yang kami warisi dari Bernabeu, adalah menyelamatkan sepakbola sehingga kami bisa hidup 20 tahun ke depan dengan damai karena situasinya saat ini sangat dramatis," sambungnya.

European Super League nantinya bakal bergulir dengan 20 klub. Setelah terkumpul 15 klub pendiri, lima klub lainnya dipilih dari kualifikasi atau berdasarkan performa.

Perez juga menegaskan bahwa European Super League bukan ajang yang dibuat untuk sok eksklusif atau kumpulan "orang kaya". Klub seperti Napoli dan AS Roma tetap bisa ikut.

"15 klub pendiri adalah yang paling penting dalam hal hiburan. Klub lain, seperti Napoli atau Roma, akan memiliki kesempatan untuk mengikuti kompetisi selama satu tahun atau lebih," tegasnya.

(ran/mrp)