European Super League Bikin Gaduh, Pemilik Liverpool Minta Maaf

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Rabu, 21 Apr 2021 17:40 WIB
Boston -

Liverpool akhirnya mundur dari European Super League meski sempat membuat suporternya marah besar. Oleh karenanya, pemilik klub John W Henry meminta maaf.

Liverpool bersama 11 klub menjadi pencetus European Super League. Baru dua hari dicetuskan, liga tersebut akhirnya harus ditangguhkan karena terjadi penolakan di mana-mana.

Salah satu yang paling keras menentang adalah fan yang merasa European Super League tidak adil, serta membuat kesenjangan antara tim besar dan tim kecil menjadi lebih besar.

Suporter Liverpool bahkan melakukan demo besar-besaran di depan Anfield, seperti yang juga dilakukan klub lainnya. Tak lama setelahnya Liverpool mengundurkan diri dari European Super League bersama lima klub Inggris lainnya.

Atas keributan yang terjadi usai keputusan Liverpool masuk liga super tersebut, John W Henry selaku pemilik Liverpool meminta maaf dan berjanji membawa klub lebih baik lagi ke depannya.

"Saya ingin meminta maaf kepada seluruh fan dan pendukung Liverpool atas kericuhan yang saya buat dalam 48 jam terakhir ini," ujar Henry dalam video permintaan maaf yang diunggah di akun twitter Liverpool.

"Proyek ini memang tidak bisa jalan tanpa dukungan fan. Tidak ada bedanya di Inggris. Selama 48 jam terakhir, Anda membuktikan bahwa kompetisi itu tidak bisa berjalan. Kami mendengar Anda. Saya mendengar Anda."

"Dan saya juga ingin meminta maaf kepada Juergen, kepada Billy (Billy Hogan, CEO Liverpool), kepada pemain, dan semua orang yang sudah bekerja keras di Liverpool untuk membuat fan bangga. Mereka sama tidak bertanggung atas polemik ini. Mereka justru yang paling terganggu dan diberlakukan tidak adil. Itu yang paling menyakitkan. Mereka mencintai klub Anda dan bekerja keras setiap harinya untuk membuat Anda bangga."

"Ketahuilah bahwa semua orang di Liverpool itu punya pengalaman, kepemimpinan, dan semangat yang diperlukan untuk membangun kembali kepercayaan dan membantu kami maju. Lebih dari satu dekade yang lalu ketika menerima tantangan untuk terjun ke sepakbola, kami memimpikan apa yang Anda impikan. Dan kami telah bekerja keras untuk meningkatkan klub Anda. Pekerjaan kami belum selesai. Dan saya harap Anda akan mengerti bahwa meskipun kami melakukan kesalahan, kami berusaha untuk bekerja demi kepentingan terbaik klub Anda. Dalam hal ini, saya memang mengecewakan Anda.



"Sekali lagi, saya minta maaf, dan saya sendiri yang bertanggung jawab atas hal-hal negatif yang muncul dalam beberapa hari ini. Saya tidak akan melupakan itu. Ini menunjukkan kekuatan suporter saat ini dan mereka berhak melakukannya terus.

"Jika ada satu hal yang terlihat jelas selama pandemi mengerikan ini, adalah betapa pentingnya suporter. Tengok saja stadion-stadion yang kosong itu. Ini merupakan tahun yang sangat berat bagi kami semua; nyaris semua kena dampaknya. Keluarga Liverpool harus tetap utuh, vital, dan berkomitmen pada apa yang telah kami lihat dari Anda secara luas, yang penuh kebaikan serta dukungan. Saya janji akan berbuat semaksimal mungkin untuk membawa klub ini lebih baik.

"Terima kasih karena telah mendengarkan," tutup John W Henry yang merupakan pemilik perusahaan olahraga Fenway Sports Group.

(mrp/ran)