Chelsea Vs Madrid: Aksi Terbaik Kai Havertz Berseragam The Blues

Lucas Aditya - Sepakbola
Kamis, 06 Mei 2021 20:00 WIB
LONDON, ENGLAND - MARCH 17: Kai Havertz of Chelsea in action during the UEFA Champions League Round of 16 match between Chelsea FC and Atletico Madrid at Stamford Bridge on March 17, 2021 in London, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Mike Hewitt/Getty Images)
Kai Havertz disebut sudah menampilkan permainan terbaiknya di Chelsea. (Foto: Getty Images/Mike Hewitt)
Jakarta -

Kai Havertz memang tak mencetak gol saat Chelsea menumbangkan Real Madrid. Kendati begitu, dia disebut menampilkan performa terbaik bersama Si Biru.

Chelsea memetik kemenangan 2-0 atas Madrid di leg 2 semifinal Liga Champions 2020/2021. Dalam laga di Stamford Bridge, Kamis (6/5/2021) dini hari WIB, gol The Blues tercatat atas nama Timo Werner dan Mason Mount.

Havertz tampil merepotkan lini belakang Madrid. Dalam catatan Opta, dia mampu membukuka 53 sentuhan, melepaskan 28 passaing, 3 kali dilanggar, 4 kali melepaskan tembakan, yang 1 di antaranya on target.

Salah satu tembakan Havertz itu membuahkan gol pertama Chelsea pada menit ke-28. Sepakannya membentur mistar, disambar Werner dengan sundulan.

[Gambas:Opta]

"Kai Havertz, tanpa bayang-bayang keraguan merupakan man of the match. Ini merupakan permainan terbaiknya dengan seragam Chelsea. Dia mendominasi Sergio Ramos," kata eks pemain Liverpool, Don Hutchison, memuji permainan Havertz di BBC.

Di sepanjang musim ini, Havertz mendapatkan kritik. Didatangkan Chelsea dari Bayer Leverkusen, dia belum memenuhi ekspektasi.

Sumbangan gol Havertz untuk Chelsea sejumlah 8 gol, belum ada yang dicetak di Liga Champuons. Pemain 21 tahun itu sudah membukukan sebanyak 9 assist.

Di Liga Inggris, Havertz sudah bermain selama 1.432 menit. Dia mencatatkan sebanyak 626 umpan sukses, dengan akurasi umpan 84,7 persen, atau 82,8 persen di daerah permainan lawan.

[Gambas:Opta]

Manajer Chelsea, Thomas Tuchel, mengungkap alasan mengapa dirinya lebih memilih untuk menurunkan Kai Havertz dibandingkan Christian Pulisic.

"Bagus bisa memiliki Christian yang bisa dimainkan dari bangku cadangn. Kai memberi kami pilihan untuk bola atas juga saat mengantisipasi bola mati dan mungkin dalam serangan cepat bisa menguasai bola," kata Tuchel di BT Sport.

(cas/aff)