Chiesa, Si Pemain Serba Bisa

Randy Prasatya - Sepakbola
Kamis, 30 Sep 2021 14:00 WIB
TURIN, ITALY - SEPTEMBER 29: Federico Chiesa of Juventus celebrates after scoring their sides first goal during the UEFA Champions League group H match between Juventus and Chelsea FC at the Juventus Stadium on September 29, 2021 in Turin, Italy. (Photo by Valerio Pennicino/Getty Images)
Federico Chiesa tampil sip saat Juventus mengalahkan Chelsea. (Foto: Getty Images/Valerio Pennicino)
Jakarta -

Federico Chiesa tampil sebagai false 9 saat Juventus mengalahkan Chelsea. Ini semakin mempertegas bahwa Chiesa adalah tipe pemain serba bisa.

Juventus kekurangan stok striker saat menjamu Chelsea di Allianz Stadium pada matchday kedua Grup H Liga Champions, Kamis (30/9/2021) dini hari WIB. Paulo Dybala dan Alvaro Morata absen karena cedera.

Pelatih Massimiliano Allegri cuma punya Maise Kean yang berperan sebagai striker murni, tapi tak mengambil opsi itu. Allegri malah memasang Chiesa dengan Federico Bernardeschi sebagai false 9 secara bergantian.

LONDON, ENGLAND - JULY 06: Federico Chiesa of Italy celebrates after scoring their side's first goal during the UEFA Euro 2020 Championship Semi-final match between Italy and Spain at Wembley Stadium on July 06, 2021 in London, England. (Photo by Frank Augstein - Pool/Getty Images)Federico Chiesa juga menjadi bintang selama perhelatan Piala Eropa tahun ini. Gol-golnya di saat krusial membantu Italia melangkah jauh hingga menjadi juara. Foto: Getty Images/Frank Augstein - Pool

Keputusan Allegri membuahkan hasil manis. Juventus menang 1-0 lewat gol Chiesa setelah menuntaskan assist Bernardeschi.

Chiesa sebetulnya terbiasa bermain sebagai winger atau striker kanan dan kiri. Bernardeschi lebih sering tampil mengisi sisi kanan.

Allgeri mengingatkan bahawa Chiesa belum tampil 100 persen saat melawan Chelsea. Anak dari Enrico Chiesa itu juga diyakini bisa bermain sebagai striker tengah di masa depan.

"Dia sama sekali tidak dalam kondisi 100 persen dan ini adalah pertama kalinya dia bermain sebagai striker tengah. Saya memberi tahu Federico evaluasi saya, yaitu dia bisa bermain sebagai penyerang tengah atau second striker," kata Allegri seperti dikutip dari Football Italia.

Stok strike tengah Juventus sudah sangat minim selepas kepergian Gonzalo Higuain. Juventus dalam tiga musim terakhir lebih sering mendatangkan pemain tengah.



Simak Video "Prediksi Tottenham VS Chelsea Bareng IndoSpurs dan CISC"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/krs)