ADVERTISEMENT

Karim Benzema Jagonya Bikin Kiper-kiper Top Blunder

Yanu Arifin - Sepakbola
Kamis, 07 Apr 2022 16:20 WIB
Soccer Football - Champions League -  Quarter Final - First Leg - Chelsea v Real Madrid - Stamford Bridge, London, Britain - April 6, 2022 Real Madrids Karim Benzema scores their third goal and his hat-trick Action Images via Reuters/Peter Cziborra
Karim Benzema saat merebut bola di depan Edouard Mendy. (Foto: Action Images via Reuters/PETER CZIBORRA)
London -

Karim Benzema punya kebiasaan unik, sekaligus membuktikan ketajamannya. Striker Real Madrid itu kerap bikin kiper-kiper top Eropa terpaksa membuat blunder.

Benzema menjadi bintang saat Real Madrid menggilas Chelsea 3-1 di Stamford Bridge, London, Kamis (7/4/2022) dini hari WIB, pada leg pertama perempatfinal Liga Champions. Tiga gol diborong pemain Prancis itu.

Gol ketiga Benzema yang menjadi sorotan, usai tercipta berkat blunder kiper Edouard Mendy. Tekanan Benzema memaksa Mendy gagal membuat operan sempurna kepada Antonio Ruediger di luar kotak penalti.

Benzema bisa merebut bola dari kaki Ruediger, dan langsung melepaskan bola ke gawang Chelsea yang sudah kosong. Mendy, yang berada di luar kotak penalti, tak kuasa menghalau sepakan Benzema.

Terkait blunder Mendy, kiper Senegal itu bukan yang pertama terpaksa bikin kesalahan akibat ditekan Benzema. Tiga kiper top lainnya juga pernah dibuat malu akibat sang striker.

Pertama adalah Sven Ulreich. Kiper Bayern Munich itu dibuat blunder oleh Karim Benzema di semifinal Liga Champions 2017/2018.

MADRID, SPAIN - MAY 01:  Sven Ulreich of Bayern Muenchen looks dejected as they fail to reach the final after the UEFA Champions League Semi Final Second Leg match between Real Madrid and Bayern Muenchen at the Bernabeu on May 1, 2018 in Madrid, Spain.  (Photo by David Ramos/Getty Images)Sven Ulreich Foto: David Ramos/Getty Images

Kiper berusia 33 tahun itu tak bisa membuang bola saat menerima backpass Corentin Tolisso. Ia coba membuangnya dengan sepakan, namun sempat terpeleset lebih dulu sehingga gagal menyapu bola. Benzema bisa mencuri bolanya dan memasukkannya ke gawang. Real Madrid menahan Bayern 2-2 dan maju ke final.

Di final pada musim yang sama, Benzema kembali memaksa kiper lainnya blunder. Kali ini Loris Karius yang menjadi korbannya.

Penjaga gawang Liverpool itu bikin kesalahan saat coba melempar bola. Bola lemparan Karius cukup lemah, sehingga bisa diblok Benzema dengan kaki. Striker Madrid itu menceploskannya ke gawang Liverpool. Madrid kemudian menang 3-1 dan keluar menjadi juara.

KIEV, UKRAINE - MAY 26:  Loris Karius of Liverpool looks dejected following his sides defeat in the UEFA Champions League Final between Real Madrid and Liverpool at NSC Olimpiyskiy Stadium on May 26, 2018 in Kiev, Ukraine.  (Photo by Laurence Griffiths/Getty Images)Loris Karius Foto: Laurence Griffiths/Getty Images

Kiper top ketiga yang terpaksa blunder karena Benzema adalah Gianluigi Donnarumma, penjaga gawang Paris Saint-Germain. Di babak 16 besar, kiper Italia itu bikin blunder saat PSG jumpa Madrid di leg kedua babak 16 besar musim 2021/2022.

Di laga itu, Benzema bikin hat-trick ke gawang PSG. Gol pertama diciptakan karena bisa menekan Donnarumma dan memaksanya bikin kesalahan dalam mengoper. Operannya tak sempurna, sehingga bolanya mendarat di kaki Vinicius Junior. Winger Brasil itu kemudian mengembalikannya kepada Benzema, sebelum dilesakkan ke dalam gawang PSG.

MADRID, SPAIN - MARCH 09: Karim Benzema (R) of Real Madrid CF competes for the ball with goalkeeper Gianluigi Donnarumma (L) of Paris Saint-Germain during the UEFA Champions League Round Of Sixteen Leg Two match between Real Madrid and Paris Saint-Germain at Estadio Santiago Bernabeu on March 09, 2022 in Madrid, Spain. (Photo by Gonzalo Arroyo Moreno/Getty Images)Momen Benzema mengganggu Donnarumma. Foto: (Getty Images/Gonzalo Arroyo Moreno)

Benzema, 34 tahun, memang masih menjadi andalan Real Madrid di lini depan. Penyerang asal Prancis itu bahkan mencapai performa terbaiknya musim ini.

Eks pemain Lyon itu sudah bikin 37 gol musim ini. Jumlah gol itu menjadi capaiannya yang paling banyak dalam semusim, sejak Karim Benzema bergabung dengan Real Madrid pada 2009.

(yna/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT