detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 27 Apr 2021 22:31 WIB

KOI Target Dua Emas di Olimpiade Tokyo

Mercy Raya - detikSport
Ketua Umum KOI, Raja Sapta Oktohari, melakukan tinjauan ke Pelatnas PBSI, bersama Chef de Mission Olimpiade Rosan P. Roeslani. KOI pasang target dua medali emas untuk Indonesia di Olimpiade Tokyo. (Foto: dok. KOI)
Jakarta -

Komite Olimpiade Indonesia (KOI) mematok dua medali emas di Olimpiade 2020 Tokyo, sekalipun kondisi saat ini masih di tengah pandemi COVID-19.

Hal itu diungkapkan Raja Sapta Oktohari, Ketua Umum KOI di sela-sela tinjauannya ke Pelatnas PBSI, bersama Chef de Mission Olimpiade Rosan P. Roeslani pada Selasa (27/4/2021).

Menurut Okto, COVID-19 sejatinya bukan sebuah halangan. Sebaliknya menjadi tantangan para atlet untuk mengukir prestasi di ajang yang dihelat 23 Juli-8 Agustus tersebut. Hal itu pun dibuktikan saat Olimpiade di Rio de Janeiro 2016.

Meskipun situasi itu tengah diadang virus zika, namun motivasi Indonesia tak surut dan malah sukses bawa pulang sekeping medali emas lewat ganda campuran bulutangkis Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Ketua Umum KOI, Raja Sapta Oktohari, melakukan tinjauan ke Pelatnas PBSI, bersama Chef de Mission Olimpiade Rosan P. Roeslani.Ketua Umum KOI, Raja Sapta Oktohari, melakukan tinjauan ke Pelatnas PBSI, bersama Chef de Mission Olimpiade Rosan P. Roeslani. (Foto: dok. KOI)

"Olimpiade 2016 Rio de Janeiro dihadapkan dengan virus zika dan Indonesia berhasil membawa pulang satu medali emas. Kini di tengah tantangan pandemi COVID-19, kami berharap Indonesia bisa membawa pulang dua medali emas," kata Okto dalam keterangan rilisnya.

Meskipun begitu, Okto berharap, para pebulutangkis Indonesia bisa tetap menjaga kesehatannya jelang Olimpiade Tokyo.

Sementara itu, Rosan menjelaskan tim CdM Indonesia untuk Olimpiade Tokyo berjanji bakal lebih intens meninjau persiapan.

Selain untuk memantau performa atlet, mereka juga ingin mengingatkan agar atlet-atlet Indonesia tetap memperhatikan protokol kesehatan.

"Ini masa yang tidak gampang. Kita harus terlatih untuk menjalankan protokol kesehatan agar tetap sehat dan terhindar dari COVID-19. Waktu sudah dekat, tolong atlet-atlet menjaga diri karena sebaik apa pun persiapan percuma jika saat jelang keberangkatan ke Olimpiade justru terkena terpapar COVID-19," Rosan memberi pesan.

Usai kunjungan ke bulutangkis, rencananya tim Indonesia bakal mengunjungi pelatnas Olimpiade angkat besi, menembak, dan atletik dalam waktu dekat.



Simak Video " Ikan Koi yang Menawan, Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/ran)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com