Usai PON, Maria Londa Bidik Kejuaraan Internasional di Thailand

Mercy Raya - Sport
Selasa, 23 Nov 2021 16:10 WIB
Atlet lompat jauh Indonesia Maria Natalia Londa membentangkan Bendera Merah Putih setelah berhasil memenangkan pertandingan Final Lompat Jauh Putri SEA Games ke-30 di Stadion Atletik New Clark, Filipina, Minggu (8/12/2019). Maria Natalia Londa berhasil meraih medali emas dengan lompatan sejauh 6,47 meter. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/foc.
Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana
Jakarta -

Ratu lompat jauh Indonesia, Maria Natalia Londa, berencana tampil di Phuket, Thailand, pada awal Desember mendatang setelah dua tahun tanpa mengikuti perlombaan internasional.

Maria akan tampil di kejuaraan Golden Fly Series Phuket di Patong Viewpoint Phuket Beach, pada 3 sampai 5 Desember 2021. Pemegang rekor SEA Games lompat jangkit ini mengatakan sejauh ini persiapannya terus berjalan di Stadion Madya, Jakarta.

"Saat ini sudah dalam fase latihan tapering, adaptasi perlombaan," kata Maria kepada detikSport, Selasa (23/11/2021).

Maria mengatakan tidak ada kendala yang signifikan selama mempersiapkan kejuaraan kali ini, mengingat segala dukung dari pelatih, tim medis, dan psikolog tersedia di Pelatnas. Hanya memang mental menjadi tantangan untuknya tampil di kejuaraan internasional pertama sejak 2019 ini.

Maria Londa terakhir kali tampil di SEA Games 2019 Filipina. Saat itu, ia membukukan lompatan sejauh 6,47 meter dan menyegel emas.

Sementara di level nasional, Olimpian itu terakhir kali berlomba Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua yang berakhir Oktober 2021. Ia dominan setelah mencatatkan lompatan 6,26 meter.

"Karena 2 tahun tidak tampil di ajang internasional membuat saya harus lebih siap mental karena secara pribadi lebih sering berlomba akan lebih siap secara mental dan teknik jelas akan berpengaruh pada hasil perlombaan pula," ujar Maria.

"Evaluasi latihan akan lebih bagus apabila lebih sering berlomba karena suasana berlomba dan latihan berbeda. Ini kenapa saya pada golden fly ingin mencoba teknik awalan baru yang sebelumnya menggunakan standing, sekarang flying agar bisa evaluasi untuk perlombaan lain ke depannya," imbuhnya.

Di Thailand, Maria akan didampingi pelatih, I Made Sukariata, yang juga meruoakan suaminya. Mereka akan terbang ke Negeri Gajah Putih pada 1 Desember.

"Semoga bisa maksimal dan lebih baik dari hasil di PON kemarin. Semoga ini juga menjadi awal yg baik untuk perlombaan Maria berikutnya, karena ini akan menjadi bahan evaluasi latihan berikutnya," harap Maria menyoal target.

(mcy/krs)