Nuansa Bob Marley di Jersey Ketiga Ajax Amsterdam

Bayu Baskoro - Sepakbola
Sabtu, 21 Agu 2021 06:05 WIB
Jersey ketiga Ajax Amsterdam untuk musim 2021/2022, terinspirasi dari lagu Bob Marley yang menjadi anthem klub Belanda tersebut.
Jersey ketiga Ajax Amsterdam terinspirasi lagu Bob Marley. (Foto: dok. Ajax Amsterdam)
Amsterdam -

Ajax Amsterdam merilis jersey ketiganya untuk musim 2021/2022. Seragam tersebut terinspirasi dari lagu Bob Marley yang menjadi anthem fans De Joden.

Ajax memperkenalkan jersey ketiganya pada Jumat (20/8/2021). Kostum ketiga kampiun Belanda ini memiliki warna dasar hitam dan dibuat oleh sponsor apparel asal Jerman, Adidas.

Menariknya, jersey ketiga Ajax kali ini memiliki corak garis dengan tiga warna, yakni merah, kuning dan hijau. Pada bagian kerah belakangnya, terdapat gambar tiga burung kecil.

Pemilihan warna dan gambar tiga burung itu merupakan simbol penghormatan Ajax Amsterdam untuk legenda musik reggae, Bob Marley. Warna merah, kuning dan hijau merupakan simbol Rastafaria, sementara gambar tiga burung merujuk kepada lagu Bob Marley, "Three Little Birds", yang dinyanyikan fans Ajax sejak 2008.

"Ajax dan Adidas akan mempersembahkan jersey ketiga untuk musim 2021/2022 pada hari Jumat, bekerja sama dengan keluarga Bob Marley. Seragam ini merupakan penghargaan untuk para penggemar Ajax dan cinta mereka bersama untuk legenda reggae Bob Marley dan lagu ikoniknya Three Little Birds," tulis Ajax di laman resminya.

Rilisnya jersey ketiga Ajax mendapat apresiasi dari putri Bob Marley, Cedella Marley. Dia sangat tersentuh mengetahui lagu ayahnya menjadi anthem para penggemar De Godenzonen.

"Saya sangat tersentuh bahwa Ajax menjadikan Three Little Birds sebagai lagu mereka. Kisah-kisah seperti ini menyentuh hati saya dan menunjukkan betapa kuatnya lagu-lagu seperti Three Little Birds," ujar Cedella.

"Sepak bola adalah segalanya bagi ayah saya. Meminjam kata-kata darinya: sepak bola adalah kebebasan," pungkasnya.

Jersey ketiga Ajax Amsterdam sudah bisa dibeli para penggemar secara daring. Meledaknya permintaan fans sampai-sampai membuat situs klub crash, hingga diberlakukan sistem antrean online untuk menghindari kesulitan teknis lebih lanjut.

Bob Marley sendiri adalah seorang penggemar sepakbola sampai akhir hayat. Musisi asal Jamaika tersebut merupakan fans Santos dan Tottenham Hotspur.

Pelantun lagu "Redemption Song" itu wafat pada 1981 akibat kanker kulit, penyakit yang diketahuinya setelah bermain sepakbola empat tahun sebelumnya. Bob Marley meninggal dunia di umur 36 tahun.

[Gambas:Instagram]



Simak Video "Tepeng 'Steven & Coconut Treez' yang Cinta Reggae Karena Bob Marley"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/adp)