'Donnarumma Pengkhianat Milan, Wajar Dicemooh di San Siro'

Bayu Baskoro - Sepakbola
Senin, 11 Okt 2021 12:45 WIB
Italys goalkeeper Gianluigi Donnarumma reacts at the end of the UEFA Nations League semifinal soccer match between Italy and Spain at the San Siro stadium, in Milan, Italy, Wednesday, Oct. 6, 2021. Spain won the match 1-2. (Marco Bertorello/Pool via AP)
Gianluigi Donnarumma dicemooh fans saat tampil di San Siro bersama Italia. (Foto: Marco Bertorello/AP)
Milan -

Gianluigi Donnarumma dicemooh fans AC Milan saat membela Timnas Italia di San Siro. Pemandangan seperti itu dianggap wajar eks pelatih Rossoneri, Arrigo Sacchi.

Donnarumma menjadi sasaran kebencian beberapa penonton yang memadati tribun San Siro. Mereka mencemooh mantan kiper Milan itu di laga Italia vs Spanyol pada babak semifinal UEFA Nations League 2021, Kamis (7/10/2021).

Cemoohan suporter membahana tiap kali Donnarumma menguasai bola. Sorakan dan hujatan kepada kiper Gli Azzurri itu tak berhenti hingga laga tuntas, yang berakhir dengan kemenangan Spanyol 2-1.

Sorakan suporter kepada Gianluigi Donnarumma diduga berasal dari ultras AC Milan. Mereka masih tidak terima dengan perlakuan kiper 22 tahun tersebut ketika angkat kaki dari San Siro menuju Paris Saint-Germain musim panas lalu.

Donnarumma enggan menandatangani perpanjangan kontrak dengan Milan dan memilih pindah ke PSG secara cuma-cuma. Jebolan akademi Rossoneri itu diklaim menuntut gaji terlampau tinggi yang tak kuasa dipenuhi Milan.

Sikap Donnarumma tersebut membuat dirinya dicap sebagai pengkhianat dan mata duitan oleh ultras Milan. Donnarumma dinilai tidak tahu terima kasih kepada klub yang telah membesarkan namanya.

Cemoohan kepada Donnarumma di San Siro mendapat tanggapan mantan pelatih Milan di periode 1980-an dan 1990-an, Arrigo Sacchi. Pemilik dua trofi Piala Champions bersama Il Diavolo Rosso itu tidak menyalahkan perilaku para fans.

Dalam pandangan Sacchi, Donnarumma sudah mendapat label pengkhianat dari fans AC Milan. Oleh karena itu, bukan hal yang aneh apabila dia dicemooh setiap kali bermain di San Siro.

"Saya tidak pernah mencemooh siapa pun dalam hidup saya, tetapi terkadang orang-orang mencari penghinaan seperti ini. Rupanya ada pengkhianatan di sana," kata Arrigo Sacchi, dilansir dari Football Italia.

"Dalam sepakbola dan dalam kehidupan sehari-hari, pengkhianatan harus dibayar setimpal. Jadi jangan kaget dengan beberapa ejekan," ujarnya mengenai Gianluigi Donnarumma yang dicemooh fans di San Siro.

(bay/cas)