Peserta Liga 1 dan Liga 2 100 Persen Wajib Vaksinasi

Muhammad Robbani - Sepakbola
Rabu, 04 Agu 2021 16:22 WIB
Logo Liga 1
Peserta Liga 1 dan Liga 2 100 Persen Wajib Vaksinasi. Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom
Jakarta -

PT Liga Indonesia Baru (LIB) mewajibkan semua peserta Liga 1 dan Liga 2 100 persen sudah divaksin buat ikut kompetisi. PSSI pun mendukung kebijakan ini.

Saat ini baru sebagian besar klub Liga 1 yang sudah menjalani vaksinasi. Karena hampir semua klub pernah ikut Piala Menpora 2021, yang salah satu persyaratannya adalah wajib vaksinasi.

Tak cuma pemain lokal, pemain asing Liga 1 juga sudah menjalani vaksinasi sebelum tampil di ajang pramusim itu. Dari Liga 1, cuma Persipura Jayapura yang tak ambil bagian Piala Menpora.

Sementara Liga 2, baru sebagian saja yang sudah menjalani vaksinasi. Maklum, setelah kompetisi dihentikan pada pertengahan Maret 2020 lalu, tak ada kegiatan sepakbola untuk para klub Liga 2.

Demi memastikan keamanan Liga 1 dan Liga 2, program vaksinasi akan disiapkan untuk mereka yang belum. Soal ini, PT LIB menjamin sudah ada program khusus dari PSSI yang disiapkan.

"Pasti sudah diupayakan, akan difasilitasi. PSSI sudah menyiapkan program ada kemungkinan bekerja sama dengan KADIN untuk klub yang belum vaksin. Kalau Liga 2, 5-6 klub sudah vaksin setelah mereka bekerja sama dengan Pemda," kata Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita kepada detikSport.

"Yang belum akan dilakukan di program PSSI. Harus semua divaksin karena itu kewajiban kita di prokes yang baru ini. Insyaallah saat Liga berjalan sudah vaksin semua," ujarnya menambahkan.

PT LIB berharap, program 100 persen vaksinasi peserta kompetisi bisa meminimalisir peluang penyebaran virus corona di kalangan pelaku sepakbola. Kesuksesan Piala Menpora bisa menjadi acuannya.

Tinggal beberapa kekurangannya saja yang diperbaiki. Karena Liga 1 yang merupakan kompetisi 1 musim, tentu akan berbeda treatment-nya dengan Piala Menpora yang bersifat turnamen jangka pendek.

"Nah kalau 100 persen saat liga main kan sudah semua. Insya Allah tidak ada yang kena, kalau pun kena mudah-mudahan tidak sampai gejala berat lah," tutur Lukita.

"Jadi sebetulnya yang terlibat di arena sudah divaksin, seharusnya sudah aman," ucapnya.

(aff/krs)